Thursday, May 19, 2022
Home > Berita > Kereta Api: Libur panjang masyarakat tetap harus terapkan protokol kesehatan, angkutan barang meningkat

Kereta Api: Libur panjang masyarakat tetap harus terapkan protokol kesehatan, angkutan barang meningkat

KA Jarak Jauh (Foto: File kai.id)

Mimbar-Rakyat.com (Jakarta) – Memasuki masa libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan hari libur nasional Wafat Isa Almasih, PT Kereta Api Indonesia (Persero) siap melayani masyarakat dengan baik serta konsisten dalam menerapkan protokol kesehatan sesuai SE Kemenhub No. 39 Tahun 2022.

Pada periode long weekend ini, 14-17 April 2022, volume pelanggan KA Jarak Jauh sebanyak 209.370 pelanggan atau rata-rata 52.343 pelanggan per hari. Adapun okupansi KA Jarak Jauh pada periode tersebut yaitu 51% dari total tempat duduk yang disediakan.

KA-KA favorit pelanggan pada long weekend ini yaitu KA Airlangga relasi Pasar Senen – Surabaya Pasarturi pp, KA Bengawan relasi Pasar Senen – Purwosari pp, KA Jayabaya relasi Pasar Senen – Malang pp, KA Sri Tanjung relasi Lempuyangan – Ketapang pp, dan lainnya.

“Di samping mengingatkan pelanggan terkait penerapan protokol kesehatan, di momen long weekend ini pula kami mengimbau kepada pelanggan untuk segera melakukan vaksin booster agar perjalanan dengan kereta api tetap sehat dan nyaman,” kata VP Public Relations KAI Joni Martinus, melalui siaran pers KAI hari ini.

Pelanggan KA Jarak Jauh yang sudah mendapatkan vaksin ketiga tidak perlu lagi menunjukkan hasil screening covid 19 pada saat boarding. Bagi yang sudah mendapatkan vaksin dosis kedua, maka wajib melampirkan hasil negatif rapid test antigen dengan masa berlaku 1×24 jam atau RT-PCR dengan masa berlaku 3×24 jam.

Sementara jika baru mendapatkan vaksin dosis pertama, maka diwajibkan melampirkan hasil negatif RT-PCR dengan masa berlaku 3×24 jam.

Bagi yang belum atau tidak dapat divaksin karena kondisi medis atau komorbid, maka wajib melampirkan surat keterangan dari RS Pemerintah dan hasil negatif RT-PCR dengan masa berlaku 3×24 jam.

Bagi pelanggan usia 6-18 tahun yang saat ini belum bisa mendapatkan vaksin booster, maka tetap diharuskan untuk menunjukkan hasil screening covid 19. Sedangkan untuk pelanggan di bawah 6 tidak harus menunjukkan bukti vaksin atau screening covid 19 tapi harus didampingi oleh orang dewasa pada saat perjalanan.

KAI masih menyediakan layanan vaksinasi gratis bagi masyarakat dan pelanggan KA Jarak Jauh pada klinik Mediska milik KAI di berbagai daerah. KAI juga masih menyediakan 75 stasiun yang melayani Rapid Test Antigen seharga Rp35.000 yaitu di Stasiun Pasar Senen, Gambir, Bekasi, Cikampek, Cikarang, Karawang, Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, Banjar, Ciamis, Garut, Purwakarta, Cimahi, Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Brebes, Haurgeulis,  Semarang Tawang, Semarang Poncol, Tegal, Pekalongan, Cepu, Weleri, Ngrombo, Purwokerto, Kroya, Kutoarjo, Kebumen, Sidareja, Cilacap, Gombong, Yogyakarta, Solo Balapan, Lempuyangan, Klaten, Solo Jebres, Purwosari, Sragen, Wates, Madiun, Blitar, Kediri, Kertosono, Tulungagung, Jombang, Nganjuk, Surabaya Pasarturi, Surabaya Gubeng, Malang, Mojokerto, Wlingi, Wonokromo, Sidoarjo, Bojonegoro, Lamongan, Babat, Kepanjen Jember, Ketapang, Banyuwangi Kota, Rogojampi, Kalisetail, Probolinggo, Medan, Tebingtinggi, Kisaran, Tanjungbalai, Mambangmuda, Rantauprapat, Kertapati, Lahat, Lubuk linggau, dan Tanjungkarang.

“KAI akan terus menjaga penerapan protokol kesehatan serta pelayanannya di libur long weekend ini sebelum tiba peak season lainnya yaitu Angkutan Lebaran,” kata Joni.

Disebutkan pula, KAI menetapkan masa Angkutan Lebaran yaitu H-10 s.d H+10 Lebaran atau 22 April s.d 13 Mei 2022. Sampai dengan 15 April, KAI telah menjual 967.122 tiket KA Jarak Jauh atau 39% dari total tiket yang disediakan.

Angkutan barang meningkat

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatatkan kinerja positif di sektor angkutan barang di awal tahun 2022 ini. Pada triwulan I 2022, KAI mengangkut sebanyak 12,7 juta ton barang, naik 14,4% dibanding triwulan I 2021 sebanyak 11,1 juta ton barang.

Kenaikan volume angkutan barang juga terjadi pada Maret 2022 dimana KAI mengangkut 4,8 juta ton barang, naik 20,2% dibanding Februari 2022 sebanyak 4,0 juta ton barang. Angkutan barang KAI di bulan Maret 2022 didominasi oleh angkutan batu bara sebanyak 3,8 juta ton, petikemas 408 ribu ton, dan semen 309 ribu ton.

Adapun peningkatan terbesar angkutan barang KAI di bulan Maret dibanding Februari yaitu pada komoditas batu bara dimana naik 642 ribu ton atau 20,6%, petikemas naik 66 ribu ton atau 19,5%, dan BBM naik 43 ribu ton atau 24,3%.

“Meningkatnya kinerja angkutan barang ini disebabkan oleh berbagai faktor di antaranya bertambahnya frekuensi perjalanan kereta api barang, faktor cuaca, dan lainnya,” kata Joni Martinus.

Kinerja angkutan barang KAI yang semakin baik ini merupakan capaian yang sangat penting bagi KAI untuk keberlangsungan perusahaan di tengah pandemi Covid-19. KAI akan terus mengoptimalkan angkutan barang dengan terus melakukan berkolaborasi, rekayasa pola operasi, serta mencari potensi angkutan dan mitra baru.

Angkutan barang masih menjadi tumpuan bisnis KAI di tahun 2022 ini di tengah mulai pulihnya sektor angkutan penumpang. KAI juga optimistis dapat menumbuhkan kinerja di sektor optimalisasi aset untuk menopang bisnis KAI secara keseluruhan.

“Kereta api memiliki keunggulan dapat mengangkut barang dalam jumlah besar pada satu perjalanan  sehingga mengurangi beban jalan raya dan bebas macet. Selain itu, angkutan barang menggunakan kereta api juga memiliki keunggulan bebas pungli, waktu pengiriman yang terjadwal dan tepat waktu, serta lebih ramah lingkungan,” ujar Joni.***(edy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru