Saturday, June 15, 2024
Home > Berita > Istana Tunggu Surat Resmi, Andi Widjajanto Dikabarkan Mundur sebagai Gubernur Lemhannas

Istana Tunggu Surat Resmi, Andi Widjajanto Dikabarkan Mundur sebagai Gubernur Lemhannas

Gubernur Lemhanas.

Mimbar-Rakyat.com (Jakarta) – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Andi Widjajanto dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya. Menurut Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, dirinya sudah mendengar perihal kabar tersebut.

“Saya dengar begitu. Masih menunggu konfirmasi dari Gubernur Lemhannas. Gubernur Lemhannas yang akan menyampaikan langsung (pengunduran diri) kepada Pak Menteri Sekretaris Negara (Pratikno),” ujar Andi ketika dikonfirmasi wartawan, Senin (16/10/2023).

Saat ditanya lebih lanjut mengenai kapan kepastian pengunduran diri disampaikan kepada Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Ari meminta agar wartawan langsung menanyakan kepada Andi Widjajanto.

“Mohon dikonfirmasi langsung ke Gubernur Lemhannas,” lanjutnya.

Sebelumnya, Gubernur Andi Widjajanto resmi bergabung dalam Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Presiden.

Hal ini diumumkan oleh Ketua TPN Ganjar Arsjad Rasjid usai rapat TPN Ganjar yang digelar di Gedung High End, Jakarta Pusat, Rabu (11/10/2023).

“Pertama, Deputi Politik 5.0 yaitu Bapak Andi Widjajanto,” kata Arsjad dalam konferensi pers.

Luki ditunjuk sebagai Deputi Kinetik Teritorial TPN. Adapun Luki sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

“Akan diumumkan lagi deputi lainnya, namun pada saat ini kami ingin mengumumkan untuk Pak Andi dan juga Pak Luki,” ujar Arsjad.

Lebih lanjut, Arsjad mengungkapkan bahwa para wakil ketua sudah bekerja sejak diumumkan mengisi posisi di TPN.

Kemudian, Arsjad juga menyatakan bahwa pihaknya sudah selesai menyusun tim sekretaris TPN yang diisi oleh para Sekretaris Jenderal partai politik pengusung Ganjar.

“Karena ini adalah kerja sama antar partai dipimpin oleh Sekjen PDI-P Bapak Hasto dengan anggota sekretaris dengan Sekjen PPP Arwani, Sekjen Perindo, Sekjen Hanura,” tutur Arsjad.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo sebelumnya sudah merespons soal Andi Widjodjanto yang resmi bergabung dengan TPN Ganjar.

Menurut Jokowi, Andi Widjojanto sudah meminta izin kepadanya sebelum resmi bergabung.

“Ya (beliau) sudah izin. Hanya aturannya seperti apa nanti Pan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), apakah harus cuti, apakah harus mundur. Ke Sekretariat Negara. Teknis ya,” ujar Jokowi saat memberikan keterangan pers di Stadion GBK, Senayan, Jakarta, Kamis (12/10/2023) malam.

Saat ditanya apakah dirinya mengizinkan, Jokowi menyatakan memberi izin. (ds/sumber Kompas.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru