Tuesday, November 12, 2019
Home > Cerpen Djunaedi Tjunti Agus

M u a l a f , Cerpen Djunaedi Tjunti Agus

"Pa, sini deh. Mana tangannya. Taruh sini. Terasakan gerakannya?" "Ya.., ya.," kata saya. Aku mengelus-eluskan telapak tangan ke perut istriku yang buncit. Narti, istriku, terlihat senang. Senyumnya mengambang. "Laki-laki atau perempuan sama saja kan? Kita harus siapkan dua nama ya, Pa?" "Tapi dokter kan bilang kemungkinan anak kita laki-laki," jawab saya. "Ah, bisa saja meleset.

Read More

Pengantin Baru untuk Kedua Kalinya, Cerpen: Djunaedi Tjunti Agus

Pengantin Baru untuk Kedua Kalinya Cerpen: Djunaedi Tjunti Agus Cincin kawin masih melingkar di jari manis tangan kananku. Hanya itu sisa-sisa pertanda aku pernah menikah. Suamiku telah pergi, raib tidak tahu kemana dia mengelana. Apakah masih hidup, atau telah mati, aku juga tak pasti. Yang jelas tidak ada lagi kabar, telah hampir

Read More
Ilustrasi Jembatan Ampera Palembang. (Foto Wikipedia)

Kembali Bersemi di Charitas

Cerpen: Djunaedi Tjunti Agus "Anda ini siapa? Seenaknya melamar anak orang? Saya tidak tahu asal usul Anda, pekerjaan Anda. Lagi pula Anda baru kenal anak saya empat, lima bulan ini." Saya tak menyangka Bu Nia bakal marah, karena pada dua kali kedatangan saya sebelumnya, dia dan suaminya begitu ramah. "Mama sakit keras. Tolong

Read More

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru