Friday, July 03, 2020
Home > Berita > Will Smith dan Lennox Lewis di antara Pengusung Jenazah Muhammad Ali

Will Smith dan Lennox Lewis di antara Pengusung Jenazah Muhammad Ali

Foto terakhir Muhammad Ali diambil dua bulan lalu oleh fotografer Inggris Zenon Texeira. (perthnow.com.au)

MIMBAR-RAKYAT.com (Louisville) – Para pengusung jenazah Muhammad Ali ke peristirahatannya terakhir sudah ditentukan lima hari sebelum legenda tinju dunia itu dimakamkan.

Ali akan dimakamkan Jumat di pemakaman eksklusif dan bersejarah di Pemakaman Cave Hills di Lousville, Kentucky, Amerika Serikat.

Di antara para pengusung jenazah terdapat bintang Hollywood, Will Smith, merupakan sahabat keluarga almarhum yang juga bermain dalam film Ali.

Sepupu Ali, John Grady, keponakannya Ibn Ali-Muhammad, mantan iparnya Komawi Ali-Muhammad sepupu Jan Wadell-Muhammad, juga mendapat kehormatan akan berada di antara para pengusung mantan petinju kondang di planet ini.

John Ramsey-Muhammad, sahabat petinju itu, serta abang Jimmy Ellis, mantan mitra tanding Ali dan mantan petinju kelas berat dunia, juga akan ikut mengusung Ali ke liang lahat peristirahat petinju itu.

Mantan juga kelas berat dunia Lennox Lewis juga diumumkan ikut mengusung jenazah Ali, demikian dilansir dari mirror.co.uk, Selasa.

Semua nama-nama yang disebutkan di atas, akan terlibat dalam proses penguburan almarhum Ali, di salah satu kawasan paling indah dan bersejarah di Amerika itu.

Keluarga Ali sudah 10 tahun lalu merencanakan segala sesuatunya bagi mantan petinju itu bila ia meninggal.

Pada batu nisannya sedang diukir kata-kata – yang dimintanya bukan kata-kata yang pernah diucapkannya – melainkan kutipan dari Martin Luther King.

Sebelum ia wafat, ia mengatakan kepada keluarganya, “Saya mencoba mencintai seseorang. Saya juga mencoba bagaimana rasanya lapar”.

“Saya mencoba dalam hidup saya, untuk memberi pakaian kepada mereka yang telanjang. Saya ingin Anda mengatakan bahwa saya mencoba mencintai dan melayani secara kemanusiaan,” kata-kata yang akan ditulis pada nisannya.

Seorang wanita membubuhkan tanda tangan pada gambar Muhammad Ali di salah satu kota Brooklyn, New York,  Amerika.  (theguardian.com)
Seorang wanita membubuhkan tanda tangan pada gambar Muhammad Ali di salah satu kota Brooklyn, New York, Amerika. (theguardian.com)

Ali (74) meninggal Jumat lalu dengan sebab alami yang tidak dipastikan.  Petinju yang mengalami serangan penyakit Parkinson itu dikelilingi keluarganya pada saat-saat akhir meninggalkan dunia fana ini, di rumah sakit di Phoenix, empat hari sebelumnya.

Pada Kamis ini, keluarga Ali akan melakukan acara khusus sebelum “mengundang dunia” pada pelepasan umum jenazah itu sehari setelah itu.

Para tokoh dari berbagai negara dan agama akan berkumpul dipimpin imam dan ulama Kalifornia, Zaid Shakir.

“Kami amat menghormati almarhum dan keluarganya. Setiap orang pantas dan memiliki kesempatan untuk melepasnya ke peristirahatan terakhir. Kami berterima kasih kepada keluarganya,” kata Shakir.

Sebelum acara penguburan Jumat, jenazah Ali akan dibawa berkeliling Louisvilla, kampung halaman yang lika-likunya amat dikenal mantan juara tinju kelas berat itu.

Eulogi akan dibacakan oleh istrinya Lonnie, mantan Presiden AS Bill Clinton dan aktor Hollywood Billy Crystal.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan King Abdullah II dari Jordan juga akan berada di antara para pelayat lainnya.

Dalai Lama diundang keluarga, tetapi ia tidak dapat hadir.

Sebagai tambahan, acara doa secara Islam akan diadakan Kamis dan disediakan sebanyak 18.000 diket bagi yang ingin menyaksikan acara itu.

Juru bicara keluarga  Bob Gunnell mengatakan, keluarga sudah mempersiapkan dan menyusun acara ini, khususnya untuk publik, sekitar 10 tahun lalu.

“Semua yang kami lakukan tidak lepas dari apa yang diinginkan Muhammad Ali,” katanya menjelaskan.

“Ia menginginkan acara pemakaman ini sebagai refleksi dari kehidupannya dan bagaimana ia hidup. Ia menginginkan setiap orang dapat mengunjunginya,” kata Bob

“Ia merupakan juara untuk semua orang dan ia ingin acara ini merefleksikan hal itu,” tambah Bob.

Selamat jalan Muhammad Ali. (arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru