Sunday, June 07, 2020
Home > Berita > Waspada Ekonomi Indonesia di Tahun Politik

Waspada Ekonomi Indonesia di Tahun Politik

Wapres Jusuf Kalla dan ketua umum PWI Pusat Margiono. (tribun)

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta) – Acara Business Lunch membahas tentang Waspada Ekonomi Indonesia di Tahun Politik, diadakan 2 Agustus 2018 di Hotel Aryaduta dihadiri Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.

Pembicara pada acara yang digelar PWI itu, selain Jusuf Kalla, adalah Menko Perekonomian, Darmin Nasution, Ketua Kadin Rosan P Roeslani, Ketua OJK Wimboh Santoso, Direktur Utama Antara Medyatama Suryodiningrat, Pengamat Politik Burhanuddin Muhtadi dan Pengamat Politik LIPI Ziti Zuhro.

Tahun 2019 merupakan tahun politik, merujuk pada pada agenda demokrasi yang digelar Pilkada serentak pada 27 Juni 2018 di 171 daerah.

Di lain pihak, geliat partai politik beserta pihak terkait dalam persiapan menyambut pemilihan presiden 2019 pun diyakini akan semakin menghangatkan suhu politik di tahun ini.

Situasi politik bakal memanas dan dikhawatirkan mengganggu pertumbuhan ekonomi.

Apabila diidentifikasi, sebenarnya tahun politik ini bagai dua muka pada sekeping uang koin. Di satu sisi, tahun politik hadir dengan bayang-bayang kelam instabilitas ekonomi sebagai implikasi dari meningkatnya suhu politik nasional.

Di sisi yang lain, tahun politik dapat dijadikan sebagai pendongkrak ekonomi nasional.

Hal lain yang perlu diperhatikan dari kondisi tersebut adalah timbulnya perasaan resah dan kecemasan dikalangan pelaku ekonomi sehingga cenderung wait and see.

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, perekonomian nasional cenderung memiliki daya tahan serta kelenturan dalam menyesuaikan dengan suhu politik, perihal ini tampak dari minimnya dampak kontraproduktif terhadap perekonomian nasional.

Kondisi demikian, kiranya dapat menjadi preseden yang tepat untuk mewujudkan stabilitas politik dan ekonomi di tahun politik 2018-2019 yang kemungkinan suhu politik akan kembali memanas. Kendati pemerintah selalu mengungkapkan optimismenya dalam menyambut tahun politik ini.

Namun seluruh pihak tentu harus mawas dan mengevaluasi, pasalnya segala kemungkinan apapun dapat terjadi. Jangan sampai tahun politik yang telah disambut optimisme pemerintah, malah berbuah sebaliknya.

Oleh karena itu melalui acara Waspada Ekonomi di Tahun Politik, harapannya, seluruh pihak bisa satu suara dengan optimisme pemerintah kalau hal itu benar akan terealisasi.

“Dan yang terpenting tahun politik ini benar-benar menjadi tonggak untuk mendongkrak perekonomian kita,” demikian bunyi siaran pers pada media tentang  Business Lunch dengan media partner Rakyat Merdeka tersebut juga didukung oleh Pertamina, Bank BRI, Telkom, Jiwasraya, Bank BNI, INALUM, Jasaraharja, Bank BCA, Pupuk Indonesia itu.  (sp/kb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru