Sunday, May 31, 2020
Home > Berita > Warga Bengkulu Selatan segel pabrik sawit tagih janji perusahaan PT SBS

Warga Bengkulu Selatan segel pabrik sawit tagih janji perusahaan PT SBS

Ilustrasi - Pohon dan buah sawit. (akurat.co)

MIMBAR-RAKYAT.com (Bengkulu Selatan) – Warga Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, menyegel pabrik pengolahan kelapa sawit PT Sinar Bengkulu Selatan (SBS) di Desa Selasi, Rabu, karena kecewa dengan perusahaan yang berjanji akan membayar Rp30 miliar untuk pembayaran tandan buah segar.

Koordinator aksi, Jerly Biterfin, mengungkapkan, Juli lalu, pihak perusahaan berjanji akan melunasi semua hutang itu pada 15 Agustus 2018.

“Tetapi setelah jatuh tempo pelunasan hutang itu belum juga diselesaikan oleh pihak perusahaan,” ungkapnya kepada media, Rabu.

Aksi penyegelan tersebut dilakukan dengan mengelas pagar pintu masuk sehingga mengakibatkan aktivitas perusahaan lumpuh.

Para petani, pengumpul dan pemasok tandan buah segar kelapa sawit kesal karena tidak ada keputusan yang jelas dari pihak perusahaan.

“Berdasarkan hasil rapat dengan pemerintah daerah bulan lalu, perusahaan berjanji akan melunasi semua hutang pada 15 Agustus. Kedatangan kami untuk menagih janji itu. Kami menyegel pintu gerbang karena tidak ada komitmen dari pihak perusahaan,” kata Jerly.

Warga mendatangi PT SBS pukul 11.00 WIB dan memberikan batas waktu komitmen pelunasan hingga pukul 13.30 WIB. Akan tetapi, hingga batas waktu itu berakhir belum ada kejelasan dari pihak manajemen perusahaan.

Usai melakukan penyegelan, warga membubarkan diri sekitar pukul 15.00 WIB.

“Berdasarkan berita acara penyegelan yang dibuat tadi, segel akan kami buka setelah pihak perusahaan melakukan pelunasan terhadap semua hutang tersebut,” katanya seperti dilansir antaranews.

Aksi tersebut berlangsung aman dan dikawal sejumlah petugas perusahaan dan petugas keamanan setempat.  (An/Kb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru