Tuesday, August 21, 2018
Home > Berita > Wapres: Perekonomian Indonesia stabil tumbuh di level lima persen

Wapres: Perekonomian Indonesia stabil tumbuh di level lima persen

Wapres Jusuf Kalla. (rmol)

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta) – Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menjelaskan bahwa perekonomian Indonesia saat ini masih stabil tumbuh di level lima persen atau masih tinggi dibandingkan negara-negara Asia lainnya.

Jusuf Kalla menyebutkan hal itu ketika tampil sebagai pembicara kunci pada acara Business Lunch dengan tema Waspada Ekonomi di Tahun Politik yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Kamis.

“Apa korelasi pemilu dan ekonomi? Kalau kita lihat, kita selalu berada menengah lah seperti Vietnam,” katanya.

Ia mengungkapkan, kondisi perekonomian Indonesia di tengah gempuran sentimen ekonomi global cenderung moderat atau berada di tengah.

“Artinya, dibandingkan negara lain yang juga terkena dampak sentimen global, ekonomi Indonesia tidak jatuh paling dalam,” katanya.

Wapres mencontohkan, misal pada pelemahan nilai tukar rupiah, meski melemah sebesar 3%, hal tersebut masih baik ketimbang mata uang Turki, Lira yang tergerus hingga 20%. Namun, performa rupiah masih kalah dengan mata uang Thailand, Baht yang masih bertahan positif, jelasnya.

Ia mengungkapkan bahwa perekonomian Indonesia tetap berjalan normal meskipun berada pada tahun politik.

“Sejak Pemilu terakhir dulu sebenarnya Pemilu tidak pernah kacau, justru di Jakarta yang pernah kacau atau di Kalimantan, sekarang ketakutan tidak ada lagi,” ungkapnya.

Ia menyebutkan bahwa Pemilu pada 2004, 2009, 2014 berjalan baik dan memberikan efek yang besar bagi perekonomian Indonesia.

“Semua berjalan dengan lancar, sampai sekarang belum ada konflik yang menimbulkan korban yang banyak dalam Pemilu terbuka. Begitu juga dengan Pemilu Juni, ada protes iya tapi cuma tujuh di MK jadi Pilkada ini aman saja,” kata Wapres.

Sentimen global saat ini yang paling berpengaruh pada ekonomi Indonesia adalah kebijakan dari pemerintah Amerika Serikat (AS). Kebijakan yang dikeluarkan oleh Presiden AS Donald Trump dinilai memberikan ketidakpastian pada iklim ekonomi global.

Menurut Wapres, hal yang paling terpengaruh dari sentimen global tersebut adalah sisi investasi. Untuk itu, Wapres meminta semua pihak agar memberikan kepastian bagi investor untuk mempertahankan angka investasi di tengah sentimen global.

“Investasi kita mesti berjuang keras, harus terus berusaha mengejar Thailand dan Vietnam, makanya kita perlu kepastian,” kata Kalla.  (An/Kb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru