Tuesday, November 19, 2019
Home > Berita > Walikota Jakarta Utara Pantau Langsung Hari Pertama Layanan Pengaduan Warga di Kecamatan

Walikota Jakarta Utara Pantau Langsung Hari Pertama Layanan Pengaduan Warga di Kecamatan

Walikota Jakarta Utara bersama Tim Kecamatan Cilincing. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Jakarta) – Walikota Jakarta Utara, Husein Murad memantau langsung hari pertama layanan pengaduan warga yang digelar serentak di enam Kecamatan di Jakarta Utara.

Memang belum maksimal, layanan yang digelar mulai pukul 08:00 hingga 11:00 pada Sabtu (18/11) ini, tercatat hanya sekitar 38 warga yang melakukan pengaduan dan beberapa langsung dapat diselesaikan.

Walikota Husein Murad mengatakan, layanan pegaduan warga tersebut dibuka untuk menindaklanjuti instruksi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Meski pihaknya sudah membuka pengaduan secara serempak di enam kecamatan namun baru 38 pengaduan.

“Memang hari pertama pelayanan masih mimin warga yang datang dan melakukan pengaduan. Meski begitu saya memaklumin karena belum banyak masyarakat yang mengetahui,” kata Husaen Murod.

Makanya kata Walikota, pihaknya juga sudah meminta kepada seluruh camat dan Lurah di Jakarta Utara untuk terus melakukan sosialisasi.

“Ini perlu dilakukan dengan tujuan agar masyarakat yang hari bisa tidak sempat mengadu pada hari libur bisa melaporkan masalah yang dihadapi,” katanya.

Ditambahkan, dari hasil laporan di enam kecamatan tersebut, wilayah Kecamatan Koja ada tiga pengaduan warga, Kecamatan Cilincing ada dua pengaduan, Kecamatan Tanjung Priok 24 pengaduan, Kecamatan Penjaringan ada 4 pengaduan, Kecamatan Pademangan terdapat 3 pengaduan warga, serta Kecamatan Kelapa Gading ada 3 pengaduan total keseluruhannya 38 aduan.

“Seluruh pengaduan yang dicatat petugas dan langsung verifikasi lalu diserahkan kepada instansi terkait untuk segera menindaklanjuti,” kata Walikota.

Warga Kelurahan Rawa Badak Selatan mengatakan, dirinya mengadu ke layanan pengaduan warga di Kecamatan Koja terkait permintaan pengurusan PM 1 pernyataan tidak sengketa tanah di kelurahan.

“Saya sudah mengadu ke BPN Pusat, namun BPN pusat menyarankan agar melakukan pengaduan di tingkat Kecamatan. maka dari itu hari ini saya buat pengaduan di Kecamatan Koja,” ujar Ena, seusai mengadu dilayanan pengaduan warga di Kecamatan Koja. (joh)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru