Tuesday, June 02, 2020
Home > Berita > Ulama Limbangan Garut siap pertahankan predikat kota santri

Ulama Limbangan Garut siap pertahankan predikat kota santri

Ulama Garut pertahankan Limbangan sebagai kota santri. (yat)

MIMBAR-RAKYAT.com (Garut) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Balubur Limbangan Garut bersama para pimpinan pondok pesantren se-Kecamatan Limbangan,  terus berupaya meningkatkan siar Islam dengan mengadakan berbagai kegiatan keagamaan yang melibatkan seluruh santri dan masyarakat Limbangan.

Ketua MUI Kecamatan Limbangan,  KH. Rd. Ayep Aurilah,  mengatakan, pihaknya terus berupaya meningkatkan syiar Islam di Limbangan, sesuai dengan predikat yang disandang Limbangan selama ini, yakni “Kota Santri.”

Ia menyebutkan, Limbangan sejak lama memiliki peran penting untuk Kabaten Garut, baik di bidang pemerintahan, keagamaan, dan lainnya.

Ayep Aurilah menambahkan MUI Kecamatan Limbangan mulai Agustus 2017 menyiapkan program baru dalam rangka memakmurkan masjid, yaitu pengajian bersama di Mesjid Agung Limbangan.

Dalam kegiatan pengajian bersama, pihak MUI yang bekerjasama dengan semua pimpinan pondok pesantren di Limbangan dan akan melibatkan para santri, jadi masing masing Ponpes akan mengirimkan santrinya pada program pengajian bersama tersebut.

Ketua NU Kecamatan Limbangan, KH. Rd. Mimih, mendukung program pengajian bersama yang dimotori ketua MUI dan menurut KH. Rd. Mimih, program tersebut sekaligus memakmurkan Mesjid Agung.

“Kita harapkan ke depan, predikat Kota Santri bisa dipertahankan,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan sesepuh Limbangan,  Ketua RMI Asosiasi Pesantren NU. KH. Rd. Iip Ahmad Safei. Menurutnya, Limbangan harus tetap menjaga dan menghormati sejarah, sebab Limbangan merupakan cikal bakal Kabupaten Garut yang memiliki nafas Islam.

Untuk itu, jelasnya, pihaknya akan membersihkan Limbangan dari berbagai jenis kemaksiatan, terutama peredaran Narkoba, Miras dan sebagainya.

“Limbangan tidak boleh dijadikan ajang peredaran Narkoba, Miras atau apa pun jenisnya yang diharamkan agama dan dilarang pemerintah. Untuk itu, kita mendukung penuh program pengajian bersama yang digagas oleh MUI Kecamatan Limbangan,” katanya.

Dengan adanya program tersebut, dihaapkan Syiar Islam di Kecamatan Balubur Limbangan mampu membendung datangnya berbagai jenis kemaksiatan. Seperti Narkoba, Miras serta yang lainya, kata KH.Rd. Iip Ahmad Safei.

Sementara Ketua Aliansi Limbangan (Alim), Deden Amirullah mengatakan, pihaknya siap berperang melawan Narkoba, Miras dan lainnya. Alinsi yang baru berumur beberapa bulan ini, mendapat dukungan penuh dari MUI juga para Pimpinan Pondok Pesantren di Limbangan.

Alim tidak akan pernah diam dan tidak akan pernah memberikan kesempatan masuknya peredaran Narkoba dan Miras di Limbangan.  “ Alim siap melawan siapa saja yang nyata nyata membantu peredaran barang barang haram tersebut ke wilayah Kecamatan Limbangan,” tutur Deden Amirullah. (Yayat Ruhiyat/arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru