Thursday, December 12, 2019
Home > Berita > Tim Jagonya Ayam galang dana untuk korban bencana gempa di Lombok

Tim Jagonya Ayam galang dana untuk korban bencana gempa di Lombok

Tim Jagonya Ayam melelang atribu balap Sean Gelael (F2) dan Stoffel Vandoorne (F1) untuk membantu korban gempa Lombok. (jagonya ayam)

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta) – Bencana gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, beberapa waktu lalu, menyebabkan kerusakan infrastruktur yang cukup parah dan juga korban jiwa, sehingga bencana ini mendapat perhatian dan respons luas dari berbagai kalangan.

Tim balap Jagonya Ayam juga merasa terpanggil untuk ikut membantu korban dan tim yang didukung KFC Indonesia ini menggelar acara penggalangan dana yang hasilnya disalurkan melalui program seribu guru.

“Kami juga merasa terpanggil untuk membantu saudara-sudara kita di Lombok. Dana yang terkumpul dari penggalangan dana, sepenuhnya akan kami donasikan untuk pemulihan psikologis dan pendidikan bagi anak-anak korban gempa di Lombok melalui program seribu guru,” kata Ricardo Gelael, pendiri tim balap Jagonya Ayam KFC Indonesia ini.

Acara penggalangan dana digelar di Jakarta, Senin (17/9),  dihadiri insan otomotif nasional, pengusaha, artis dan undangan lainnya.

Penggalangan dana dilaksanakan dengan cara lelang atribut atau perlengkapan balap  milik dua pebalap Tim Jagonya Ayam, yakni Sean Gelael yang kini membalap di ajang Formula 2 dan Stoffel Vandoorne yang masih beraksi di balapan Formula 1 bersama tim McLaren Honda.

Sean menyumbang enam item atribut balap, sedangkan Vandoorne menyumbang lima item.

Sean Gelael menyumbang korban bencana alam Lombok melaluI lelang atribut balap di Leon Cafe Jakarta, sejumlah Rp2,23 miliar.

Gabungan lelang atribut Sean Gelael dan Stoffel Vandoorne mencapai Rp2,990 miliar. Untuk menggenapkan Rp3 miliar ada tambahan dari artis Gading Martin sebesar Rp10 juta. Jumlah tersebut ditambah dari sumbang sukarela undangan sebesar Rp1,1 miliar.

Di antara barang yang dilelang itu juga terdapat sarung tangan balap dengan nilai sebesar Rp60 juta, sepatu Rp70 juta, jam tangan Rp210 juta, baju balap edisi 2016 sebesar Rp110 juta dan baju balap edisi 2018 sebesar Rp180 juta. Helm yang pernah digunakan Stoffel pada balapan pertamanya di Formula 1 laku senilai Rp410 juta.

Beberapa atribut balap yang dilelang di antaranya helmet Sean saat pertama kali naik podium GP2 di Austria tahun 2016 dan helmet merah putih yang dipakai Sean waktu pertama kali tampil pada sesi free practice 1 bersama tim Toro Rosso di Singapura tahun lalu.

“Memang agak berat melepas helm ini. Ini yang pertama kali saya gunakan di Formula 2. Tapi ini demi saudara-saudara kita di sana yang membutuhkan,” kata Sean Gelael di sela lelang.

“Saya ikut beduka serta mendoakan yang terbaik untuk para korban dan masyarakat Lombok. Kami juga merasa terpanggil untuk membantu. Semoga masyarakat Lombok bisa kembali bangkit dan melanjutkan aktivitas keseharian dengan lebih semangat,” tambah pebalap F2 itu.  (arh/arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru