Wednesday, September 18, 2019
Home > Berita > Tiga Warga Palestina Terbunuh Akibat Tembakan Tentara Israel di Perbatasan Gaza

Tiga Warga Palestina Terbunuh Akibat Tembakan Tentara Israel di Perbatasan Gaza

Sebuah helikopter serang menembaki 'tersangka bersenjata' di sepanjang penghalang yang memisahkan Israel dari Jalur Gaza. (Foto: file AFP/Arab News)

Sebuah helikopter serang menembaki 'tersangka bersenjata' di sepanjang penghalang yang memisahkan Israel dari Jalur Gaza. (Foto: file AFP/Arab News)

mimbar-rakyat.com (Gaza City, Wilayah Palestina) –  Tiga warga Palestina terbunuh oleh tentara Israel di Jalur Gaza utara, Minggu (18/8). Demikian info dari kementerian kesehatan Palestina, seperti dikutip dari Arab News.

Kementerian itu mengatakan seorang warga Palestina lainnya dirawat di rumah sakit akibat penembakan yang terjadi, yang menurut tentara Israel terjadi setelah sebuah helikopter serang dan tank  menembaki “tersangka bersenjata” di sepanjang penghalang yang memisahkan Israel dari Gaza.

“Kami baru saja mengidentifikasi sejumlah tersangka bersenjata dari Gaza yang mendekati pagar keamanan dengan Israel. Kami menembak ke arah mereka, ”kata pihak militer dalam sebuah pernyataan yang diposting di akun Twitter-nya.

Kekerasan terbaru terjadi setelah warga Palestina di Jalur Gaza yang diperintah Hamas menembakkan tiga roket ke Israel selatan Sabtu malam, kata tentara Israel, dalam serangan kedua dalam 24 jam. Tidak ada laporan langsung tentang korban.

Pihal militer Israel mengatakan, dua dari proyektil telah dicegat oleh sistem pertahanan udara Iron Dome-nya tetapi tidak menyebutkan secara spesifik apa yang terjadi pada roket ketiga. Sirene serangan udara terdengar di kota selatan Sderot dan sekitarnya.

Pada hari Jumat, warga Palestina di Gaza menembakkan sebuah roket ke Sderot, dalam apa yang dikatakan tentara adalah serangan pertama sejak 12 Juli.

Sebagai tanggapan, pesawat-pesawat tempur Israel menyerang setidaknya tiga sasaran di Jalur Gaza pada Sabtu pagi, tetapi tidak menimbulkan korban, kata satu sumber keamanan Palestina.

Serangan itu menghantam pos pengamatan Hamas di Beit Hanoun, di Jalur Gaza utara, target tak dikenal di dekat Kota Gaza dan tanah terbuka dekat Deir El Balah di bagian tengah wilayah itu, kata sumber itu.

Sebuah pernyataan militer Israel menyebutkan hanya dua serangan, terhadap “target bawah tanah milik organisasi teror Hamas di Jalur Gaza utara dan tengah.”

Militan Israel dan Palestina di Gaza, yang diperintah oleh gerakan Islam Hamas, telah berperang tiga kali sejak 2008. Dan sejak Maret 2018, protes dan bentrokan reguler telah meletus di sepanjang perbatasan kantong pantai yang diblokade.

Sejak itu setidaknya 305 warga Palestina telah terbunuh oleh tembakan Israel di Gaza atau daerah perbatasan, mayoritas selama demonstrasi dan bentrokan. Tujuh warga Israel juga tewas dalam kekerasan terkait Gaza selama periode yang sama.***(edy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru