Thursday, July 19, 2018
Home > Berita > Terkait Bom, Tokoh Lintas Agama Buat Posko Kemanusiaan

Terkait Bom, Tokoh Lintas Agama Buat Posko Kemanusiaan

Tokoh Lintas Agama memberikan keterangan pers terkait bom. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Jakarta) – Intelejen negara dinilai kecolongan terkait peristiwa bom di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur.

“Kejadian seperti ini terus berulang-ulang. Kita bisa lihat peristiwa dari bom Thamrin, Mako Brimob, kemudian di Surbaya, di banyak tempat, ini menunjukkan bahwa intelejen kita bukan hanya kecolongan, tapi sangat-sangat lemah sekali,” ucap Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini di Aula PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Minggu (13/5) malam.

Karena itu, PBNU dan sejumlah tokoh lintas agama, di antaranya Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI), Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Muslimat Nahdlatul Ulama, dan Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) akan membuat semacam posko-posko kemanusiaan.

“Dimana kami akan menghimpun berbagai informasi yang ada di masyarakat untuk kemudian kami berlakukan kepada pemerintah agar pengawasan di tingkat seluruh baik itu pusat maupun di tingkat daerah agar betul-betul berjalan dengan baik,” paparnya.

Sementara itu, terkait dengan peristiwa bom gereja di Surabaya, PBNU meminta kepada seluruh umat kristiani agar tidak terprovokasi.

“Bahwa apa yang dilakukan di Surabaya sama sekali tidak mengatasnamakan kami sebagai umat Islam,” tandasnya.

Ledakan bom terjadi di Surabaya, Minggu pagi. Bom meledak di tiga gereja, yakni GKI Diponegoro, GPPS Jl. Arjuna, dan Santa Maria Ngagel. (i/dir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru