Saturday, June 06, 2020
Home > Berita > Tempat Kos Terduga Teroris KF Digeledah Tim Densus 88

Tempat Kos Terduga Teroris KF Digeledah Tim Densus 88

Tim Densos 88 saat mengeledah tempat kos KF. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.COM (Jakarta) – Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri dan Polres Sukoharjo menggeledah tempat kosan yang dihuni terduga teroris KF, 22, di Kampung Keputren, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (12/12).

Petugas mulai melakukan penggeledahan sekitar pukul 10:00. Menurut Mutiah Mujianti, pengelola kosan, KF menempati kamar nomor satu dari 10 kamar yang ada.

“KF kuliah di IAIN Surakarta di Kartasura, tidak jauh,” kata Mutiah. Disebutkan, KF menempati kamar bersama seorang teman. Berdasarkan kartu identitas yang diberikan ke pengelola kosan, KF warga Dusun Gebang, Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Mutiah mengaku tidak menaruh curiga bahwa KF terlibat kegiatan terorisme. “Karena dia orangnya pendiam dan salatnya rajin,” katanya. Dia mengaku terakhir melihat KF berada di kamar kosan pada Sabtu (10/12) siang, sedangkan penghuni kamar yang lain pulang kampung karena liburan panjang.

KF merupakan terduga teroris yang ditangkap Densus 88 di Kabupaten Ngawi pada Minggu (11/12), karena diduga punya kaitan dengan perkara penemuan bom di Bekasi.

Sementara Kadiv Humas Mabes Polri, Boy Rafli Amar menuturkan, penangkapan tiga terduga pelaku teror yang diringkus di Bintara, Bekasi, hanya sekian dari jaringan Bahrun Naim.

“Jaringan sel-sel ini memiliki hubungan langsung dengan Bahrum Naim. Sel ini terbangun di beberapa kota. Mereka aksi di Jakarta, bekasi hanya transit sebelum ke daerah utama (serangan),” ungkap Boy.

Jaringan Bahrun Naim yang sudah terungkap adalah pelaku teror bom bunuh diri di Polresta Solo, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. Sementara pelaku teror yang tertangkap di Bintara, Bekasi, beberapa hari lalu adalah pimpinan kelompok Solikhin, mereka menargetkan meledakkan Istana Merdeka.

“Untuk kelompok ini baru yang terungkap ingin melakukan aksi bunuh diri oleh DYN yang informasinya menyerang petugas penjaga istana yang rutin melakukan penggantian jaga.  “Alhamdulillah berhasil kami gagalkan,” imbuhnya.

Dikatakan Boy, total terduga teroris kelompok Solikhin menjadi tujuh orang. Seorang pria KF ditangkap di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Semuanya sudah di Jakarta untuk diperiksa. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru