Tuesday, November 19, 2019
Home > Berita > Tarung Lawan Lelaki Mau Memperkosa Nenteng Golok, Karyawati Pabrik Sepatu Sekarat Dibacok

Tarung Lawan Lelaki Mau Memperkosa Nenteng Golok, Karyawati Pabrik Sepatu Sekarat Dibacok

Ilustrasi. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Serang) – Seorang karyawati pabrik, Lusiana Agustin, 23, ditemukan terkapar mandi darah akibat dibacok. Wanita yang bekerja di pabrik sepatu di Cikande, Banten ini diserang lelaki misterius nenteng golok yang berniat memperkosanya, namun diduga korban melawan dan tarung, sehingga korban dianiaya. Pelaku bercelana pendek kabur.

Diperoleh keterangan, Lusiana yang dalam kondisi sekarat pertama kali ditemukan Atikah, 47, di kamar kontrakannya di Kampung Gorda Lio RT 02/RW 03, Desa Kibin, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Minggu (22/1).

Saat itu korban sedang berada seorang diri di dalam kamar kontrakannya. Tiba-tiba ada seseorang menggedor pintu rumah korban. Ketika pintu terbuka nampak seorang lelaki berdiri sambil menenteng golok.

Karena takut dan tak mengenali tamunya, korban buru-buru menutup pintu namun pelaku menahan pintu dan kemudian masuk rumah lalu menguncinya. Merasa nyawanya terancam, korban berteriak minta tolong. Pada saat itu terjadi keributan yang diduga karena korban melakukan perlawanan saat pelaku akan memperkosanya. Pelaku kalap dan menganiaya korban.

Suara jeritan dan teriakan minta tolong didengar Atikah, pemilik rumah kontarakan. Pada saat akan masuk ke dalam kamar korban ternyata pintunya terkunci. Atikan sempat berteriak memanggil-manggil korban namun tak ada jawaban dari dalam. Karena curiga, Atikah lari hendak minta bantuan kepada warga.

Kesempatan itu dipergunakan pelaku untuk melarikan sambil mengacung-acungkan golok. Ketika warga tiba di lokasi warga tidak berhasil menangkap pelaku. Korban yang terluka parah saat itu juga langsung dilarikan ke rumah sakit.

Kepala Satuan Reskrim Polres Serang, AKP Gogo Galesung melalui Kaur Binops Iptu Ilman Robiana membenarkan adanya kejadian tersebut. Meski demikian Ilman belum memastikan motif dibalik aksi penganiayaan tersebut.

“Diduga korban akan diperkosa tapi mendapat perlawanan. Pelaku masih dalam pengejaran,” kata Ilman. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru