Thursday, January 23, 2020
Home > Berita > Tari Saman dan Angklung Warnai Resepsi Diplomatik di Qatar

Tari Saman dan Angklung Warnai Resepsi Diplomatik di Qatar

KBRI Qatar mengundang sekitar 350 tamu terdiri dari Pejabat Tinggi Qatar, kalangan diplomatik, pelaku usaha, warga Qatar dan komunitas diapora pada resepsi peringatan hari besar Indonesia. Turut hadir sebagai Guest of Honor (Tamu Kehormatan), Menteri Kotapraja dan Lingkungan, YM Muhammed bin Abdullah Al Rumaihi dan Menteri Negara Luar Negeri, YM Sultan bin Ibrahim Murakhi. (bd)

MIMBAR-RAKYAT.com (Doha) – Promosi Wonderful Indonesia (WI) warnai resepsi diplomatik di Qatar lewat gelaran seni yang meliputi pentas seni budaya dan kuliner pada Peringatan Hari Ulang Tahun RI-ke 71 dan sekaligus bagian dari Peringatan HUT ke-40 Tahun Hubungan Diplomatik RI-Qatar dan dilaksanakan sebagai Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2016.

Promosi pariwisata yang berlangsung Kamis itu menampilkan pentas seni budaya itu menjadi magnet resepsi dan mengundang decak kagum.

Resepsi yang mengundang sekitar 350 tamu yang terdiri dari Pejabat Tinggi Qatar, kalangan diplomatik, pelaku usaha, warga Qatar dan komunitas diapora. Turut hadir sebagai Guest of Honor (Tamu Kehormatan), Menteri  Kotapraja dan Lingkungan, YM Muhammed bin Abdullah Al Rumaihi dan  Menteri Negara Luar Negeri, YM Sultan bin Ibrahim Murakhi.

Dalam sambutannya, Duta Besar RI untuk Qatar, Muhammad Basri Sidehabi menyampaikan bahwa Indonesia sejak meraih kemerdekaan 71 tahun silam saat ini telah berkembang pesat.

Resepsi juga merupakan Peringatan HUT ke-40 Hubungan Diplomatik RI-Qatar. Dalam hubungan bilateral dengan Qatar, menurut Dubes  Basri, kedua negara memiliki kesamaan pada politik luar negeri yang tidak memihak dan aktif dalam menciptakan perdamaian dunia.

Mantan anggota DPR ini juga menyampaikan suka citanya terhadap tamu yang begitu antusias mengikuti resepsi diplomatik yang dibalut dengan pagelaran Wonderful Indonesia. “Pentas seni budaya dan promosi kuliner merupakan upaya untuk mempromosikan pariwisata guna mengharumkan nama Indonesia di Qatar,” ujar  mantan Pilot F-16 pertama Indonesia ini.

Seusai menyanyikan lagu Nasional Qatar dan Indonesia Raya dilanjutkan pemotongan kue secara bersama-sama oleh Menteri Al Rumaihi, Menteri Murakhi dan Dubes Basri.

Pentas seni dan budaya dimulai dengan tampilnya Tari pembuka Gending Sriwijaya yang mencerminkan sikap kehangatan tuan rumah yang menyambut tamu dengan ramah, bahagia dan tulus, dilanjutkan Tari Saman.

Tarian khas Aceh yang penuh gerakan ritmis dinamis dengan suara riuh dan menghentak membuat penonton  dari manca negara terpukau. Tarian yang dibawakan oleh putera-puteri komunitas Diaspora Indonesia dari Sanggar Tari Alkhor yang kerap memenangi  berbagai Festival seni dan budaya internasional di Qatar.

Pentas Seni dilanjutkan dengan alunan angklung dari Qatar Indonesia Angklungers (QIA) dengan baju tradisional dengan warna yang mencolok dan berwarna-warni menambah kemeriahan resepsi.

Tari Saman meriahkan hari resepsi diplomatik di Qatar.  (bd)
Tari Saman meriahkan hari resepsi diplomatik di Qatar. (bd)

Setelah tampil dalam berbagai Festival Wonderful Indonesia di Qatar sejak awal 2016, QIA dibawah asuhan Aya Virly, menjadi duta budaya yang selalu mendapat sambutan hangat dari masyarakat manca negara. Aya, mengaku bangga bisa membawa harum nama Indonesia dihadapan ratusan tamu resepsi.

“Tampil pada acara resepsi diplomatik di Qatar membawa kenangan tersendiri,” ujar wanita Aceh yang juga pelatih tari saman dan giat mendukung promosi seni budaya di Qatar.

Standing ovation

Khususnya ketika QIA membawakan lagu-lagu “I have a dream” yang mendapatkan standing ovation dari pengunjung. Menurut Minister Counsellor KBRI Doha, Boy Dharmawan, penonton  benar-benar terhibur oleh penampilan seniman Diapora Indonesia.  Soraya Alyahya, anggota QIA  merasa senang dan puas pada pementasannya.

“Rasanya puas dan senang sekali. Penontonnya sangat antusias,” komentarnya. “Yang paling seru, penonton ikut menyanyikan lagu I have a dream,” ujar dokter gigi yang sudah bermukim dua tahun di Qatar.

Seusai pentas seni, resepsi dilanjutkan dengan promosi kuliner yang memamerkan berbagai makanan Indonensia Menurut Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) KBRI Doha, Andi Una, berbagai kudapan yang disajikan seperti sate, rendang, gado gado,  nasi goreng,  berbagai kerupuk,  dan asinan, sop kimlo, sambal udang dan kue-kue tradisional Indonesia lainnya.

Salah satu kesenian lainnya diperagakan pada resepsi diplomatik di Qatar.  (bd)
Salah satu kesenian lainnya diperagakan pada resepsi diplomatik di Qatar. (bd)

Para undangan mengagumi kebhinekaan Indonesia yang mencakup aneka pulau, suku dan bahasa yang tercermin dari sajian kuliner yang beragam  dari satu daerah ke daerah lainnya. “Para tamu terlihat begitu menikmati lezatnya beragam kuliner Indonesia,” ungkap istri Dubes RI Doha ini.

“Mumtaz”, cetus Abdulla Salem, Anggota Majelis Shura (DPR) Qatar ketika ditanya pendapatnya mengenai acara Resepsi.

“Wonderful,” ujar Emi Javiar, warga Prancis keturunan Indonesia, ketika ditanya pendapatnya mengenai pentas seni dan kuliner tersebut.  Menurut Minister Counsellor KBRI Doha, Boy Dharmawan, acara resepsi yang dibalut dengan promosi pariwisata bertujuan untuk menarik kalangan diplomatik, warga Qatar dan ekspatriat asing berkunjung ke Indonesia.

Warga Inggris keturunan Indonesia, Lili Howard, yang menetap lama di Qatar mengatakan resepsi Diplomatik Indonesia membuatnya terpukau. “Saya begitu kagum menyaksikan atraksi meriah Tari Saman dan Tari AngKung,” ujar Lili yang mendidik anaknya untuk tetap mencintai budaya Indonesia.

Resepsi juga memamerkan kain tradisional Indonesia seperti songket, batik, tenun Sulawasi dan berbagai kerajinan tangan yang diperagakan oleh kolektor kain tradisional Indonesia di Qatar, Pauline.   Acara resepsi juga memperoleh liputan dari  media Qatar, seperti Gulf Times, Gulf Tribune dan The Peninsula.  (BD/arl)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru