Monday, July 06, 2020
Home > Berita > Tanah Longsor Hadang Nagreg, Banjir di Cicalengka dan Rancaekek, Jalur Selatan Macet Parah

Tanah Longsor Hadang Nagreg, Banjir di Cicalengka dan Rancaekek, Jalur Selatan Macet Parah

Longsor yang menghadang Nagreg, Kabupaten Bandung. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.COM (Bandung) – Jalur Selatan Jawa Barat mengalami kemacetan luar biasa parah akibat dihadang macet dan longsor. Hingga Sabtu (10/12) kondisi arus lalulintas masih mengalami penumpukan akibat banjir di Cicalengka dan Rancaekek, kemudian longsor di Nagreg, Kabupaten Bandung. Kemacetan masih akan terjadi Minggu (11/12) ini.

Kapolsek Cicalengka Kompol Asep Gunawan, menjelaskan, banjir di Cicalengka terjadi akibat hujan deras mengguyur wilayah dua kecamatan sejak siang hari. “Banjir terparah terjadi di Rancaekek kemudian menjalar ke Cicalengka,“ katanya.

Banjir yang melanda dua kecamatan ini diduga kuat adanya luapan air dari Sungai Citarik. Air banjir meluber kemudian menerjang wilah dua kecamatan. Buntut dari banjir tersebut arus lalu lintas mengalami kemacetan karena banjir merendam jalan utama setinggi 60 cm. “Kami masih terus mengatur arus lalu lintas,“ tandasnya.

Kemacetan arus lalu lintas hingga tembus ke Cicalengka dan Rancaekek, menurut Asep karena adanya longsor tebing di Nagreg. ” Lalu lintas macet dan ekornya ke arah Bandung,“ Kanit Lantas Polsek Nagreg, AKP Chevy.

Mengakui tebing setinggi 10 meter di Desa Ciherang ambruk, Jumat sore. Akibatnya arus lalu lintas di Nagreg menujui Tasik dan Garut mengalami kemacetan. Jalan utama itu tertutup material longsor setinggi 1 meter. “ Arus lalu lintas kami alihkan ke lingkar Nagreg,“ akunyam Chevy.

Dijelaskan, longsor di Nagreg tidak menelan korban jiwa. Hanya saat tebing ambruk, mobil Kijang D 1548 ZK mau ke Garut nyaris terurug bongkahan tanah. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru