Wednesday, November 20, 2019
Home > Cerita > Takdirku dan Takdirmu, Puisi Djunaedi Tjunti Agus

Takdirku dan Takdirmu, Puisi Djunaedi Tjunti Agus

ketika ruh ditiupkan

saat itu pula takdir telah berjalan

ruh membuat manusia hidup

dan itu adalah rahasia Tuhan

Allah sudah mentakdirkan kita

sejak kita dalam rahim ibu

 

Allah mentakdirkan jauh masa

50.000 tahun sebelum fakta

diciptakannya langit dan bumi

firman Allah dan sabda Rasul

menegaskan semua hal itu

 

soal rizki, ajal, juga amal

sengsara atau bahagia

sorga atau neraka

semua telah ditetapkan

tercatat dalam lauhul mahfudz

setiap makhluk takkan mati

apabila rizkinya belum sempurna

 

mungkinkah takdir kita sama

hanya Allah lah yang tahu

kita tak boleh mencari-cari

apalagi coba melawan takdir

lari  dari apa sudah ditetapkan

menantang sabda Rasulullah

 

yang bernyawa takkan mati

kecuali seizin Sang Pencipta

tak bisa ditunda atau dimajukan

semua telah tercatat di takdir

celaka dan bahagia sudah ditata

 

tak seorang pun tahu hakikatnya

tak boleh seseorang pun berandai-andai

karena semuanya telah ditakdirkan

oleh Dia Yang Maha Bijaksana

menjelaskan jalan-jalan umat

tugas kita adalah mematuhiNya

melaksanakan perintahNya

menjauhi semua laranganNya

jangan persoalkan takdir

 

Rasulullah telah menjelaskan

beramallah kalian

semuanya telah dimudahkan Allah

menurut apa yang Allah ciptakan

Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu

 

*suatu sore Januari 2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru