Tuesday, September 24, 2019
Home > Berita > Tak ada waktu berleha-leha, Sean Gelael berangkat ke Malaysia ikuti FP1 

Tak ada waktu berleha-leha, Sean Gelael berangkat ke Malaysia ikuti FP1 

Sean Gelael dan Toro Rosso. (crash.net)

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta) – Tidak ada waktu untuk berleha-leha bagi atlet balap Sean Gelael, usai mengikuti aktivitas di FP1 Singapura, ia bertolak ke London, kemudian kembali ke Tanah Air dan menggenjot karting di Sirkuit Sentul dan Rabu (27/9) berangkat ke Malaysia untuk tampil di ajang FP1 mengendarai mobil Toro Rosso.

Sean dan Norman Nato – rekan setimnya pada laga Formula 2 di bawah payung tim Pertamina Arden – Rabu petang bertolak ke Malaysia bersama para anggota pendukung didampingi ayahandanya Ricardo dan ibunda Rini Gelael.

Pada akhir minggu lalu (24/9-2017), dua pebalap yang didukung JagonyaAyam KFC Indonesia itu melakukan latihan di Sirkuit Go-Kart Sentul, untuk mengisi waktu luang sebelum ke Malaysia.

Padahal Sean baru pulang dari London untuk melakukan tes simulator bersama pebalap Toro Rosso, Carlos Sainz Jr dan Daniil Kvyat.  Simulator yang digunakan sama dengan kondisi di Sirkuit Sepang, Malaysia.

Di Sirkuit Sentul, Sean dan Nato melakukan dua sesi latihan, pertama saat trek masih kering dan pada sesi kedua di saat cuaca di Sentul hujan.

Sean mengatakan, ia sudah lama tidak mengendarai go-kart, sehingga ia merasa seperti balik saat awal-awal meniti karir balapnya.  Sedangkan Nato menegaskan ia baru pertama kali latihan go-kart di Sentul tapi pembalap asal Prancis itu mengaku menikmati latihan go-kart bersama Sean.

Selain itu, Nato mengatakan latihan go-kart sangat penting dilakukan demi persiapannya jelang balapan Formula 2 di Jerez, Spanyol, pada 7-8 Oktober 2017.

Di Sirkuit Sentul pada 2 Oktober 2011, Sean Gelael pernah merajai putaran ketiga Asian Karting Open Championship (AKOC).  Ia tampil sebagai juara dan mengungguli 22 peserta lain yang berasal dari berbagai negara di Asia.

Sean menambahkan, selain persiapan menuju seri F2 Jerez, latihan go-kart  di Sentul juga bisa jadi ajang yang tepat untuk mengasah kemampuan balapnya jelang tampil pada Free Practice 1 Formula One GP Malaysia.

Saat ini, Sean Gelael berada di peringkat 15 klasemen sementara Formula 2 dengan raihan 17 poin,  sedangkan Nato bertengger di posisi delapan klasemen sementara dengan 91 poin.  Tim yang mereka perkuat, Pertamina Arden yang didukung JagonyaAyam KFC Indonesia, saat ini menduduki peringkat enam klasemen konstruktor dengan koleksi 108 poin atau terpaut 36 poin dari tim Rapax di posisi lima.

Mengomentari kesibukan luar biasa dalam dua minggu ini (Singapura-London-Jakarta-Malaysia) , Sean menuturkan, sebagai seorang atlet balap ia harus tetap latihan agar siap berlomba kapan saja.

“Saya tidak boleh libur karena balapan sudah dekat. Saya langsung ke London untuk berlatih simulator  bersama dengan tim (Toro Rosso),” kata Sean sebelum bertolak ke London dari Singapura, Minggu malam (17/9).

Sean tampil baik saat menjalani FP1 di Singapura dan mampu membukukan waktu terbaiknya yaitu satu menit 47,570 detik, mengalahkan dua pebalap Sauber, Marcus Ericsson dan Pascal Wehrlein.

Ia mengaku hasil di FP1 Singapura itu akan dijadikan bekal untuk menjalani FP1 berikutnya di Sirkuit Sepang Malaysia, bahkan ia merasa cukup tertantang untuk menjalani tugas berikutnya di sirkuit negara jiran itu.

Bagi Sean, Sirkuit Sepang yang tahun ini menggelar balapan terakhir Formula 1, cukup dikenal karena sudah beberapa kali turun pada ajang balapan yang berbeda. Meski demikian, pebalap 21 tahun ini menegaskan jika kondisi balapan akan berbeda.

“Kondisi di Singapura dan Malaysia pasti beda. Di sana (Sepang) lebih biasa karena trek normal. Saya akan berusaha melakukan yang terbaik,”  kata Sean. (arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru