Thursday, November 21, 2019
Home > Berita > Suriah Gempur Aleppo, 270 Ribu Orang Tewas

Suriah Gempur Aleppo, 270 Ribu Orang Tewas

Jumat berdarah di Aleppo, Suriah. Bagian kota yang hancur akibat serangan pemerintah Suriah di kota Aleppo, Jumat lalu. (Ist)

Jumat berdarah di Aleppo, Suriah. Bagian kota yang hancur akibat serangan pemerintah Suriah di kota Aleppo, Jumat lalu. (Ist)

MIMBAR-RAKYAT.com (Aleppo) – Pemerintah Suriah terus menggempur Aleppo hingga Minggu (1/5) atau Sabtu (30/4) waktu setempat. Setidaknya 270.000 orang tewas dan jutaan mengungsi, sejak serangan 22 April.

Gempuran yang dilakukan pemerintah di bawah Presiden Bashar al-Assad ini disebut oleh kelompok oposisi sebagai “kejahatan terhadap kemanusiaan”.

Pesawat-pesawat tempur pemerintah dan helikopter tempur melancarkan serangan udara tanpa ampun, Sabtu, dengan alasan membombardir pemberontak di Aleppo. Dalam serangan itu setidaknya menewaskan delapan orang.

Mengutip kantor berita AFP, televisi Al Jazeera melaporkan, di wilayah bagian timur Aleppo yang dikuasai pemberontak, puluhan warga sipil meninggalkan distrik Bustan al-Qasr sejak hari kesembilan serangan militer Suriah.

Qatar, yang coba menengahi perang sipil di Suriah, menyerukan pertemuan darurat Liga Arab dan mendesak masyarakat internasional berperan menghentikan serangan pemerintah Suriah di Aleppo.

Suriah menyerang fasilitas medis, rumah sakit, daerah pemukiman dan pertokoan, serta pabrik-pabrik roti. Ini merupakan pertempuran terburuk yang dialami masyarakat Aleppo, salah satu kota pusat ekonomi Suriah, serta masyarakat pedesaan sekitar kota itu.

Sebanyak 270.000 orang menjadi korban tewas, termasuk 246 warga sipil, serta jutaan lainnya mengungsi. Aleppo terbagai atas wilayah yang dikuasai pemberontak dan pemerintah.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR)
yang berbasis di Inggris, melaporkan, Sabtu ini 28 serangan udara terjadi di Aleppo dan sekitarnya.

Pemerintahan Arab Saudi juga telah menyerukan kepada masyarakat internasional, juga kepada sekutu Assad yang telah berkomitmen “penghentian permusuhan”. Arab Saudi meminta serangan dan kejahatan terhadap rakyat Suriah segera dihentikan.(Janet)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru