Sunday, September 22, 2019
Home > Olahraga > Surabaya dan Bontang Lomba Bangun Sirkuit Balap

Surabaya dan Bontang Lomba Bangun Sirkuit Balap

MIMBAR-RAKYAT.com (Surabaya) – Surabaya tidak mau kalah dengan Bontang dalam hal keinginan membangun sirkuit balap, ketika Pemerintah Provinsi Jawa Timur berjanji menggabungkan sirkuit balap di tempat wisata sebagai bagian dari upaya mengembangkan potensi di daerah setempat.

Sementara cikal bakal pebalap diharapkan tumbuh dari Kota Bontang, Kalimantan Timur, dengan akan dibangunnya sirkuit balap motor permanen seluas 12 haktere dengan anggaran Rp11 milyar.

“Kami akan berusaha mencari arena balap yang tepat dan layak, khususnya roda dua,” ujar Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf kepada wartawan di Surabaya, Rabu. 

 

“Kami telah menyiapkan anggaran Rp11 miliar untuk pembangunan sirkuit permanen seluas 12 hektare di Kelurahan Bontang Lestari Kecamatan Bnda). Pembangunan sirkuit tersebut akan dimulai tahun ini,” ujar Wali Kota Bontang Adi Dharma, saat menghadiri Kejuaraan Daerah I Road Race di Bontang, minggu lalu.

Saat ini kata Adi Dharma, Pemkot Bontang, tinggal menunggu desain sirkuit sesuai standar yang diinginkan Ikatan Motor Indonesia (IMI).

Di Jawa timur, menurut Saifullah Yusuf, lokasi arena balap untuk jenis sepeda motor masih dimungkinkan tersedia di Jatim, namun untuk sirkuit roda empat sudah sulit ditemukan karena lahannya yang terbatas.

“Kalau di Jatim, lahan seperti di Sirkuit Sentul sudah sangat susah karena butuh lokasi yang luas,” kata pria yang akrab disapa Gus Ipul tersebut.

Ia mengakui rencana tersebut disampaikan di hadapan pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jatim dan pemerintah akan mengupayakan merealisasikannya.

Mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal itu menilai, pengembangan terhadap sarana dan prasarana seperti infrastruktur menjadi kebutuhan bagi pembalap.

Keberadaan sarana dan infrastruktur tersebut, lanjut dia, mutlak diperlukan agar atlet tidak balapan liar di jalanan umum.

“Pembalap harus disediakan ruang untuk berekspresi dan berprestasi. Jangan sampai mereka balapan di jalan raya yang bukan pada tempatnya sehingga dapat menyusahkan pengguna jalan lain,” tukasnya.

Terpisah, Ketua IMI Jatim Bambang Hari Wibowo secara khusus meminta agar janji itu diwujudkan dan berdiri arena balap yang ideal bagi pembalap di Jatim.

“Saya mewakili pembalap meminta agar didirikan sirkuit di Jatim agar anak-anak tidak balapan liar di jalanan,” tuturnya.

Ia juga mengatakan, fasilitas yang ada dinilai akan mengangkat prestasi atlet-atlet sehingga bisa membanggakan Provinsi Jatim dalam kejuaraan nasional maupun internasional.

“Jika memiliki sirkuit layak maka otomatis menambah semangat atlet berlatih. Efeknya, atlet Jatim akan mampu berbicara saat kejuaraan berlangsung,” ucapnya.  (AN/KB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru