Thursday, December 12, 2019
Home > Berita > Ricardo Gelael Berharap Tim Jagonya Ayam Matangkan Strategi

Ricardo Gelael Berharap Tim Jagonya Ayam Matangkan Strategi

Ricardo Gelael dan puteranya Sean Gelael.

MIMBAR-RAKYAT.com (Barcelona, Spanyol) – Bos tim Jagonya Ayam with Campos, Ricardo Gelael, berharap timnya lebih mematangkan strategi balapan menjelang laga Kejuaraan GP2 Series akhir bulan ini. 

Ia mengungkapkan hal itu setelah menyaksikan hasil latihan resmi hari kedua GP2 di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol, Kamis waktu setempat.

“Saya berharap, ke depan tinggal bagaimana tim mematangkan strategi dalam balapan,” ujar Ricardo.

Dalam latihan itu, terlihat sebagian besar tim sudah mulai mengejar catatan waktu tercepat dalam satu putaran. Strategi pemilihan ban berperan besar untuk membantu pebalap untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Sesi latihan hari ini dimulai tepat pukul 09.00. Meski cuaca sangat cerah dengan terik matahari yang menyengat, suhu udara di sekitar sirkuit masih dingin dengan temparatur satu derajat celcius.

Sebanyak 23 pebalap mengikuti sesi latihan pagi. Tim Jagonya Ayam Campos Racing tetap mengandalkan dua pebalap utamanya, Mitch Evans dan Sean Gelael. Sean mendapat kesempatan pertama untuk menjajal lintasan, yang kemudian disusul Evans beberapa menit kemudian.

Sesi latihan yang berlangsung selama tiga jam relatif berlangsung mulus. Bendera merah hanya dua kali berkibar saat mobil pebalap tim Rapax Gustav Malja melintir di tikungan terakhir dan mobil pebalap tim Prema Powerteam Antonio Giovinazzi mogok di lintasan.

Pebalap Rusia Sergey Sirotkin akhirnya tampil sebagai pebalap tercepat. Pebalap yang membawa bendera tim ART Grand Prix ini mencatat waktu 1 menit 27,971 detik.

Pierre Gasly (Prema Racing) dan Jordan King (Racing Engenering) menyusul di tempat kedua dan ketiga. Mitch Evans berada di posisi keenam dengan catatan waktu terpaut 0,432 detik sedangkan Sean  Gelael tertinggal 1,382 detik dan menempati posisi ke-17.

“Sean kehilangan momen yang tepat dalam pemilihan ban, sehingga catatan waktunya agak tertinggal,” kata Ricardo mengomentari latihan puteranya.

“Sirotkin mengambil keuntungan dengan langsung memakai ban  hard. Itu sebabnya, catatan waktunya cukup tajam. Sementara dua  pebalap kami keluar dengan ban soft dan baru mengganti ban hard  sekitar satu jam kemudian. Namun, karena kondisi lintasan yang  sudah panas, pergantian ini juga tidak bisa memaksimalkan  kecepatan mobil karena ban cepat aus,” jelas Ricardo, yang juga  mantan pereli nasional.

Meski tidak mendapatkan catatan waktu yang maksimal, tim Jagonya Ayam Campos Racing sudah cukup puas dengan hasil sesi latihan.

“Yang paling penting, kami sudah mendapatkan setingan mobil yang pas dan pebalap juga sudah beradaptasi dengan baik. Ke depan tinggal bagaimana tim mematangkan strategi dalam balapan,” ujar Ricardo.

Sesi latihan pertama GP2 berakhir pada Jumat waktu setempat. Setelah itu, tim akan menjalani sesi latihan resmi kedua pada  29-31 Maret di Sirkuit Jerez, Spanyol.

Balapan pertama GP2 akan dimulai pada 15 Mei di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol. Musim ini balapan GP2 akan berlangsung 11 seri, dengan balapan penutup di Abu Dhabi pada 27 November 2016.  (arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru