Friday, April 03, 2020
Home > Berita > Spanyol perketat keamanan setelah terjadi serangan maut

Spanyol perketat keamanan setelah terjadi serangan maut

Polisi Spanyol perketat keamanan pasca serangan maut di Barcelona. (poskotanews)

MIMBAR-RAKYAT.com (Barcelona) – Spanyol menyatakan akan memperketat dan mengkoordinasikan upaya memperkuat pengamanan setelah terjadi serangan maut menggunakan mobil van di Barcelona yang menewaskan sedikitnya 23 orang.

Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy mengatakan hal itu Kamis waktu setempat, melalui twitter, sembari menyatakan ia sedang dalam perjalanan menuju Barcelona.

“Koordinasi paling kuat untuk menangkap para penyerang, pengetatan pengamanan dan mendampingi mereka yang menjadi korban,” katanya.

Sebelumnya, kantor berita Xinhua melaporkan bahwa tiga belas orang tewas dan setidaknya 50 lainnya mengalami luka dalam serangan teroris di kota Barcelona, Kamis sore,  kata menteri dalam negeri Catalan Joaquim Forn.

Serangan terjadi pada sekitar pukul 17.00 waktu setempat.

Seorang pria,  seperti dilansir antaranews, yang digambarkan berbadan langsing dan berusia pertengahan 20 tahunan, mengendarai mobil van putih dengan kecepatan tinggi sepanjang beberapa ratus meter ke arah Las Ramblas, berusaha menabrak sebanyak mungkin orang.

Las Ramblas adalah suatu daerah terkenal di Barcelona yang dikunjungi banyak wisatawan. Kepolisian Spanyol menggambarkan insiden itu sebagai serangan teror. Kepolisian juga membenarkan bahwa mereka telah menahan seorang pria yang terkait dengan serangan itu,  seperti laporan Reuters.

Indonesia mengecam

Pemerintah Indonesia mengecam aksi teror yang terjadi di Barcelona itu.

“Pemerintah dan rakyat Indonesia menyampaikan duka cita mendalam dan solidaritas kepada korban dan keluarga korban akibat aksi teror tersebut,” demikian pernyataan pers dari Kementerian Luar Negeri RI yang diterima media di Jakarta, Jumat.

Berdasarkan keterangan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Madrid, sampai saat ini tidak ada informasi mengenai warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam serangan tersebut.

Namun, Pemerintah RI kembali mengingatkan kepada WNI, khususnya yang berada di Barcelona, Spanyol,  untuk meningkatkan kewaspadaan serta mempelajari perkembangan keadaan dan situasi keamanan di tempat-tempat yang akan dituju.

Selain itu, WNI yang tinggal di Barcelona dan wilayah lainnya di Spanyol juga diimbau untuk menghindari tempat-tempat yang dapat menjadi target aksi teror.

Menurut catatan KBRI Madrid, jumlah WNI yang berada di Barcelona adalah sekitar 120 orang, dan secara keseluruhan di Spanyol terdapat sekitar 1.620 orang WNI.

Bagi WNI yang membutuhkan bantuan KBRI di Madrid dapat menghubungi “hotline” Perlindungan WNI KBRI Madrid pada nomor +34 619 31 23 80. Alamat KBRI di Madrid adalah Calle de Agastia, 65, 28043, Madrid.  (An/Kb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru