Friday, October 18, 2019
Home > Berita > Spanyol dan Uruguay Lolos, Iran Masih Berpeluang, Maroko Tersingkir

Spanyol dan Uruguay Lolos, Iran Masih Berpeluang, Maroko Tersingkir

Striker Spanyol Diego Costa menjebol gawang Iran. (rtr)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Rusia) – Gol Diego Costa menjadi penentu Spanyol ke babak kedua (16 besar) Piala Dunia di Rusia. Tim Matador mengalahkan Iran 1-0 di penyisihan Grup B di Kazan Arena, Kamis (21/6) dinihari WIB.

Hasil itu sekaligus memaksa Maroko yang takluk 0-1 dari Portugal di laga sebelumnya terpaksa pulang kampung. Pasalnya, Maroko yang masih menyisahkan satu laga lagi melawan Spanyol, menjadi juru kunci lantaran sudah dua kali kalah.

Skuad asuhan Hervé Renard itu menjadi tim ketiga yang tersingkir setelah Mesir dan Arab Saudi di Grup A.

Praktis Maroko sudah tidak memiliki ambisi apa pun pada laga terakhir dan bisa memudahkan usaha Spanyol melenggang ke babak 16 besar setelah memimpin Grup B dengan empat angka, bersama Portugal.

Sedangkan Iran masih berpeluang lolos ke babak 16 besar setelah menempati urutan ketiga Grup B dengan tiga angka. Syaratnya, Tim Melli ini harus bisa mengalahkan Portugal pada laga pamungkas Selasa (26/6) pukul 01:00 WIB.

Namun usaha itu jelas bukan hal yang mudah setelah Iran kembali memperpanjang rekor tak pernah menang atas wakil Eropa dalam sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia. Dari tujuh pertemuan mereka dengan wakil Eropa, Iran telah menelan enam kekalahan dan sekali imbang. Terakhir, Tim Melli dipaksa menyerah 0-1 dari Spanyol di Kazan Arena, dinihari tadi.

Padahal, sejatinya Iran mampu mengimbangi permainan Spanyol sepanjang 45 pertama. Sejumlah peluang yang dibangun Sergio Ramos dan kawan-kawana, kerap mampu dipatahkan oleh baraisan pertahanan Iran.

Meski mampu mengendalikan permainan dengan presentase 80.2% penguasaan bola, tim besutan Fernando Hierro itu hanya mampu menciptakan satu tendangan tepat sasaran. Sementara Iran yang mampu membukukkan 49 assist, menjadi catatan terendah kedua dalam laga Piala Dunia sejak 1966 silam.

Catatan terendah juga dipegang oleh Iran (47) melawan Argentina pada Piala Dunia 2014).Walhasil skor imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum.

Situasi itu pun akhirnya berhasil dimaksimalkan Spanyol untuk menjebol gawang Iran pada menit ke-54, lewat gol Costa. Dalam kondisi membelakangi gawang lawan, penyerang Atletico Madrid itu hendak membalikkan badan, bola lalu disepak Ramin Rezaeian justru mengenai kaki Costa dan meluncur masuk ke gawang Iran.

Itu menjadi gol ketiga Costa di Piala Dunia tahun ini, dimana dua gol sebelumnya ia lesakkan ke gawang Portugal pada laga perdana. Penyerang berdarah Brasil itu bahkan hanya memiliki tiga kali kesempatan menembak ke arah gawang dan semuanya berbuah menjadi gol.

Tertinggal 0-1, Iran langsung bangkit menyerang. Namun berbagai usaha yang dilakukan tim besutan Carlos Queiroz itu kerap berujung pada kebuntuan hingga memasuki penghujung laga.
Kondisi itu dimanfaatkan Spanyol untuk mengendurkan serangan demi menjaga keunggulan yang bertahan hingga laga bubaran.

Kemenangan ini sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan Tim Matador melawan wakil Asia di Piala Dunia dengan rekor tiga kali menang dan sekali imbang, meskipun mereka kalah adu penalti setelah bermain 0-0 selama 120 menit laga saat melawan Korea Selatan, 2002 silam.

URUGUAY LOLOS

Sementara gol semata wayang Luis Suarez ke gawang Arab Saudi sudah mampu mengantarkan Urugugay ke babak 16 Piala Dunia Rusia. Sedangkan akibat hasil ini, Arab Saudi dan Mesir dipastikan tersingkir dari Grup A.

Pada laga penyisihan Grup A di Rostov Arena, Rusia, Rabu (20/6) malam WIB, gol Suarez tercipta pada menit ke-23.

Gol tersebut berawal dari sepak pojok yang dieksekusi Sanchez. Lalu Suarez melepaskan tembakan akurat di mulut gawang.

Gol itu menjadi pemacu semangat Uruguay terus menekan Arab Saudi. Namun justru Arab Saudi yang mengancam Uruguay. Seperti menit ke-26, Bahbri mencoba menyamakan kedudukan lewat sepakan jarak jauhnya, namun upaya winger Arab Saudi itu masih bisa ditepis oleh Muslera.

Kedua tim berusaha saling menyerang namun hingga babak pertama usai kedudukan tetap 1-0 untuk kemenangan Uruguay.

Memasuki babak kedua, Uruguay kembali menekan Arab Saudi. Pada menit ke-62 Cavani melepas umpan silang dari sayap kiri dan bola meluncur ke kotak penalti yang berhasil ditanduk oleh Sanchez. Sayang, bola masih melambung di atas mistar gawang.

Berbagai cara dilakukan Suarez dan kawan-kawan untuk menambah gol, namun karena penyelesaian akhir yang buruk segala usaha mereka sia-sia.

Pada menit ke-89 Suarez meneruskan umpan tarik dari Laxalt melepaskan tembakan sepakan voli di depan kotak penalti, namun upaya penyerang Barcelona itu tak mengarah ke gawang.

Sampai wasit meniup pluit panjang, kedudukan akhir tetap tidak berubah 1-0 untuk Uruguay. Meski hanya menang tipis namun sudah mampu membawa mereka lolos ke babak 16 bersama Rusia.

Pada laga terakhir nanti Rusia dan Uruguay akan menentukan siapa juara Grup A. Kini keduanya sama-sama memiliki enam poin dari dua kali menang. Hanya saja Rusia berhak di posisi teratas karena memiliki selisih gol lebih banyak.

Sedangkan laga terakhir Mesir melawan Arab Saudi tidak lagi berpengaruh kecuali hanya menentukan peringkat di grup A. Keduanya belum memperoleh nilai karena sama-sama kalah di dua laga. Hanya saja Mesir berhak di peringkat ketiga karena kebobolan lebih sedikit.

Berdasarkan catatan, Arab Saudi selalu menjadi juru kunci pada penampilan mereka di tiga edisi Piala Dunia terakhir, performa terbaik mereka terjadi pada 1994 kalah dari Swedia di babak 16 besar. (i/dir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru