Friday, July 10, 2020
Home > Berita > Sidak Pasar, Gubernur Jabar Ridwan Kamil Pastikan Stok dan Harga Pangan Normal

Sidak Pasar, Gubernur Jabar Ridwan Kamil Pastikan Stok dan Harga Pangan Normal

Ridwan Kamil di Pasar Tradisional. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Bandung) – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengklaim sebagian besar harga kebutuhan pokok di pasar tradisional masih terkendali. Hanya gula pasir yang masih mengalami kenaikan harga imbas dari stok impornya sempat terhambat.

Hal itu disampaikannya usai melakukan inspeksi ke Pasar Sederhana, Kota Bandung, Rabu (17/3/2020). Ia didampingi sang istri, Atalia Praratya Kamil dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disindag) Jabar, M Arifin Soendjayana.

“Harga masih terkendali, kecuali gula pasir yang biasanya Rp12 ribu per kilogram, sekarang Rp17.000 per kilogram. (Gula pasir) sempat langka karena impornya yang terhambat, sekarang sudah lancar,” kata dia.

Lebih lanjut ia menjamin kebutuhan bahan pokok masih aman meski di tengah wabah virus corona. Maka dari itu, ia mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing berbelanja dengan panik secara berlebihan hingga melakukan penimbunan.

Aktivitasnya menginspeksi pasar di tengah pembatasan aktivitas sosial (social distance), ia menjelaskan bahwa kebijakan itu bukan berarti masyarakat tidak boleh melakukan hal apapun. Social distance meminimalisir kegiatan yang sifatnya tersier.

Ia mencontohkan, masyarakat masih bisa berbelanja kebutuhan makanan pokok ke pasar. Namun, diimbau melakukannya secepat dan seefisien mungkin untuk kembali ke rumah. “Kami enggak minta apa-apa, kerjakan hal-hal produktif di rumah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disindag Jabar, M Arifin Soendjayana mengaku sudah melakukan langkah antisipasi mencegah terhambatnya distribusi bahan pokok di Jabar. Salah satunya menambah titik pemantauan bahan pokok hingga 10 titik untuk mendapatkan data yang lebih akurat terkait ketersediaan maupun harga bahan pokok.

Kemudian, pengecekan rutin distribusi bahan pokok yang masuk ke Jabar yang hampir 40-50 persen berasal dari luar Jabar.

Disinggung mengenai harga gula putih yang masih belum turun, ia berlasan itu akibat belum masuknya suplai gula pasir dari importir dan distributor. “Minggu ketiga Maret mudah-mudahan bisa normal di angka Rp12.500-13.000 per kilogram,” pungkasnya. (M/A/d)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru