Monday, April 22, 2019
Home > Cerita > SENDIRI, Puisi: Djunaedi Tjunti Agus

SENDIRI, Puisi: Djunaedi Tjunti Agus

Ilustrasi. (ist)

sendiri terasa sunyi
tak ada yang peduli, sepi
kiri dan kanan asyik sendiri-sendiri
menatap, kadang melirik
mencari, menunggu entah siapa
menanti tanpa kepastian
di tengah kesendirian

apa yang telah dilakukan
kenapa harus mengenal mereka
ada apa dengan diri ini
mengapa semua harus terjadi
sederet pertanyaan mencuat
di saat kesendirian, sesal
semua muncul silih berganti

apakah semua itu takdir
itu pasti, kebenaran dan kesalahan
lainnya bagai berebut muncul
hati kadang berbunga-bunga
kemudian berubah sedih
bak langit yang terbentang
kadang cerah, bahkan terik
sesaat kemudian menjadi gelap
mendung, hitam kelam
kemudian hujan tercurah deras

dalam kesendirian
senang, suka, sedih bergantian
kadang galau, lain waktu riang
dimanfaatkan mengoreksi diri
apa yang telah dilakukan
guna memperbaiki kesalahan
meninggalkan penyimpangan
kembali ke jalan lurus
mematuhi segala perintahNya
menjauhi semua laranganNya

di tengah kesendirian
kadang mencuatkan kesedihan
lain waktu terasa melegakan
merasa beruntung telah kembali
kembali ke jalanMu Tuhan

*Bandara Soeta 070219

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru