Sunday, September 22, 2019
Home > Berita > Selalu Didatangi Arwah Korban, Otak Pembakar Wanita di Spring Bed Serahkan Diri

Selalu Didatangi Arwah Korban, Otak Pembakar Wanita di Spring Bed Serahkan Diri

Tersangka pembakar wanita. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Ogan Ilir) – Pekan lalu ditemukan mayat seorang wanita yang dibakar di atas spring bed di Indralaya, Sumatera Selatan. Saat ditemukan, mayat wanita itu dalam kondisi cukup mengenaskan dan sulit diidentifikasi.

Tak lagi utuh, mayat wanita tersebut hanya tinggal tulang dan tengkorak yang sudah hangus di atas rangka spring bed. Selain itu, jenazah korban ditemukan dalam kondisi terlilit kawat tembaga.

Warga desa Sungai Rambutan SP II, Indralaya Utara, Ogan Ilir pun segera melaporkan penemuan mayat wanita tersebut pada pihak kepolisian setempat.

Wanita yang dibakar di atas spring bed ini kemudian diketahui berinisial IA dan berusia 20 tahun.Korban merupakan ibu dari satu anak yang telah bercerai dengan suaminya pada 28 September 2017 lalu.

Setelah pihak kepolisian melakukan penyelidikan, empat dari kelima pelaku pembunuhan IA berhasil ditangkap. Mereka adalah Feri (30), FB (16), Abdul Malik (22), dan YG (16).

Sedangkan pelaku berinisial AS yang tak lain adalah kekasih korban, dikabarkan masih buron dan masuk daftar pencarian orang.

Dari keempat pelaku diketahui bahwa sebelum dibunuh, korban IA sempat diperkosa beramai-ramai.

Para pelaku memperkosa dan memukul korban dengan balok kayu kemudian dibakar untuk menghilangkan jejak.

Pembunuhan IA rupanya dilatarbelakangi utang sebesar Rp 1,5 juta. IA berhutang pada kekasihnya, AS. Namun, karena korban tak membayar, AS pun memperkosa serta membunuhnya.

Setelah lima hari menjadi buronan, tersangka AS akhirnya menyerahkan diri kepada polisi pada Jumat (25/1/2019) malam.

Tersangka AS membeberkan bahwa dirinya sempat berkelana menggunakan sepeda motor ke Kawasan Betung, Kabupaten Banyuasin, Kota Lubuk Linggau, dan Kabupaten Lahat demi menghindari kejaran polisi.

Namun, akhirnya AS kembali ke Kabupaten Ogan Ilir dan menyerahkan diri pada petugas. Ia mengaku menyerahkan diri karena tak tahan selalu dihantui arwah korban.

“Empat hari saya bermotor menuju tiga kabupaten tersebut karena tak tahan selalu didatangi arwah korban,” ujar tersangka.

Saat sampai di Kabupaten Ogan Ilir, keluarga AS menyarankan tersangka agar menyerahkan diri pada polisi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Baca Juga : Tak Mampu Bayar Utang, Wanita Ini Diperkosa Lalu Dipukul Hingga Tewas dan Dibakar oleh Kekasihnya

“Keluarga sebelumnya kumpul ketika saya pulang. Akhirnya disarankan untuk menyerahkan diri dan diantar ke sini,” ujar AS. (T/B/d)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru