Monday, October 21, 2019
Home > Berita > Sekda dan Teman Wanita Pesta Narkoba Ditahan, Diciduk Berlima di Kamar Hotel, Anggota DPRD dan Pengawal Dilepas Polisi

Sekda dan Teman Wanita Pesta Narkoba Ditahan, Diciduk Berlima di Kamar Hotel, Anggota DPRD dan Pengawal Dilepas Polisi

Ilustrasi. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Lampung) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanggamus MB bersama teman wanitanya Ok (PNS) dan DL ditahan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Lampung setelah ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan anggota DPRD Nuzul dan seorang lagi Pengawal Sekda Eddy Yusuf dibebaskan.

“Setelah tadi malam kami gelar perkara, diambil kesimpulan bahwa dari lima orang yang kemarin kami bawa dari Hotel Emersia, karena pesta narkoba, tiga orang ditingkatkan statusnya sebagai tersangka dan kami sudah keluarkan surat penahanan,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung Kombes M Abrar Tuntalanai, Senin (23/1) petang.

Dijelaskan, 3 yang ditahan, Sekda Kabupaten Tanggamus MB, PNS Pemerintah Provinsi, Ok dan DL.

Sementara dua lainnya, anggota DPRD Tanggamus dari Fraksi PDIP Nuzul Irsan dan Eddy Yusuf dinyatakan bebas. Dengan alasan kurang cukup bukti. Pertama, karena hasil tes urine keduanya negatif. Keduanya tidak ada barang bukti yang melekat. “Walau sudah dinyatakan bebas, Nuzul dan Eddy masih berada di Mako Ditresnarkoba Polda Lampung,” katanya.

“Untuk ketiga tersangka langsung dilakukan penahanan sejak tadi malam,” katanya. Pengakuan sementara, para tersangka mengaku mengkonsumsi pil happy five (sejenis inex) dengan alasan hanya iseng.

“Dipakai kalau ingin bersenang-senang. Jadi sebelumnya mereka sudah pernah mengkonsumsi pil golongan IV Psikotropika tersebut. Jadi bukan karena kecanduan atau ketergantungan dengan pil yang dibandrol Rp 250 ribu per butir itu,” kata Kombes M. Abrar.

“Tersangka DL merupakan pemilik barang dan serahkan barang itu ke tersangka MB dan Ok. Tersangka DL mengaku dapat pil happy five dari Hotel C di Jakarta. DL memberikan pada tersangka MB dan Ok. Tidak ada yang pesan, tersangka DL yang kasih,” papar Abrar didampingi Wadirresnarkoba AKBP Wieka Hardianto.

Mereka ditangkap di hotel pada Minggu malam. Polisi menemukan barang bukti. Semula lima orang dan hanya tiga ditahan. “Dalam kasus narkoba tidak ada penangguhan penahanan. Ini kasus kepemilikan psikotropika jadi tidak bisa ajukan rehabilitasi, ” tegasnya. Barang bukti happy five ditemukan di dompet Sekda dan di kotak perhiasan Ok. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru