Tuesday, November 12, 2019
Home > Hukum > Sejoli Ini Memang Rencanakan Pembunuhan Angelina

Sejoli Ini Memang Rencanakan Pembunuhan Angelina

 

MIMBAR-RAKYAT.com   – Pasangan  remaja Hafitd dan Syifa ternyata telah merencanakan pembunuhan  Ade Sara Angelina Suroto (19)  seminggu sebelumnya dengan detil rencana yang rinci bak pembunuh proffesional. Namun “kebodohannya” jua yang membuat polisi tidak perlu lama menemukan pelakukan.

Korban ( Sara Angelina ) bahkan memberikan perlawanan saat dianiaya dalam mobil oleh Ahmad Imam Al-Hafitd (19) dan Assyifa alias Sifa (19). Sara sempat menggigit lengan Hafitd hingga terluka.
Hal itu diutarakan oleh Metro Jaya, Kombes Pol Kabid Humas Polda Rikwanto, Jumat (7/3/2014) di Mapolda Metro Jaya.

Hafid  (19) tersangka pembunuh mahasiswa Universitas Bunda Mulia Ade Sara Angelina (19)ditangkap polisi di RSCM saat melayat korban bersama teman-temannya, Kamis (6/3) sore lalu. Polisi dari Polres Kota Bekasi yang datang mengecek jenazah korban di RSCM menginterogasi beberapa teman korban, termasuk Hafitd.

“Penyidik kemudian mendekati HF (Hafitd) dan menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan korban kepada yang bersangkutan. Saat itu penyidik melihat ada luka di tangan korban,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (7/3/2014).

Penyidik kemudian menanyakan penyebab luka yang ada di tangan Hafitd itu. Namun saat itu Hafitd memberikan jawaban yang tidak meyakinkan.

“Akhirnya ditanya terus, hingga akhirnya dia mengaku kalau luka itu bekas gigitan Sara,” ucap Rikwanto.

Keterangan Hafitd ini kemudian diperdalam, hingga akhirnya ia mengaku membunuh korban. Hafitd pun saat itu menjelaskan bagaimana ia akhirnya membuang mayat Sara di pinggir tol Bintara, Kota Bekasi, Rabu (5/3) lalu.

Hafitd juga mengungkapkan bahwa pembunuhan itu ia lakukan bersama kekasihnya, Sifa. Sifa kemudian ditangkap polisi beberapa jam setelah Hafitd diamankan polisi.

Dipancing

Sara  adalah mantan kekasih Hafitd yang telah putus.Namun Hafitd masih terus berusaha membujuk untuk berbaikan kembali yang selalu ditolak. Sembari merayu mantan, Hafitd berpacaran lagi dengan Syifa. Melalui Syifa inilah Sara dibujukuntuk ketemu di Stasiun Gondangdia.
Di lokasi, Sifa sempat berbincang dengan korban. Inti pembicaraan, mengajak korban untuk menemui tersangka Hafitd yang ternyata sudah menunggunya di dalam mobil Kia Visto, di Gondangdia. Sifa saat itu mengajak korban untuk baikan dengan Hafitd dengan alasan mereka masih teman satu SMA.

Setelah dibujuk Sifa, korban akhirnya mau menemui Hafitd di dalam mobil Kia Visto. Sifa dan korban kemudian duduk di jok belakang, sementara Hafitd di jok kemudi.

Hafitd sempat menanyakan alasan mengapa korban tidak mau lagi berkomunikasi dengannya. Saat itu kemudian terjadi percekcokan, hingga akhirnya Hafitd memukul korban dan Sifa memegangi korban.

Korban kemudian menggigit tangan Hafitd hingga terluka dan berusaha keluar dari dalam mobil. Namun Sifa kembali menarik korban dan memeganginya dengan erat.

Sambil mengemudikan mobil, Hafitd lalu menyetrum korban beberapa kali dan memukuli korban hingga pingsan. Dalam keadaan pingsan, Sifa menyumpal mulut korban dengan potongan koran. Potongan koran inilah yang membuat korban tewas.

Setelah mengetahui korban tidak bergerak, Hafitd dan Sifa kemudian berputar-putar menggunakan mobil tersebut. Diduga saat dalam perjalanan ini, korban menghembuskan nafas terakhirnya. Mobil yang dikemudikan Hafitd lalu bergerak ke Rawamangun, lalu ke Jakarta Selatan untuk mencari lokasi pembuangan mayat.

Kedua tersangka masih berputar-putar, hingga akhirnya tiba di Tol Bintara Km 49, Bekasi Barat, Kota Bekasi.

Dalam perjalanan di tol, Sifa dan Hafitd membuang tas korban. Setelah itu, kedua tersangka membuang mayat korban di pinggir Tol Bintara Km 49 Bekasi Barat, Kota Bekasi.

Petugas derek Jasamarga menemukan korban di tepi jalan tol. Polisi yang mendapatkan laporan penemuan korban, melakukan identifikasi dan olah TKP. Korban kemudian dibawa ke kamar jenazah RSCM Jakarta Pusat. (Ais)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru