Thursday, January 23, 2020
Home > Berita > Sedikitnya Empat Tewas Akibat Ambruknya Jembatan di Depan Universitas Florida

Sedikitnya Empat Tewas Akibat Ambruknya Jembatan di Depan Universitas Florida

Empat orang tewas dan 10 lainnya cedera akibat himpitan jembatan yang ambruk di dekat Florida International University, di Miami. (Foto: BBC News)

Empat orang tewas dan 10 lainnya cedera akibat himpitan jembatan yang ambruk di dekat Florida International University, di Miami. (Foto: BBC News)

Mimbar-Rakyat.com (Miami) – Sedikitnya empat orang tewas dan 10 lainnya cedera akibat himpitan sebuah jembatan yang ambruk di dekat Florida International University, di Miami. Tim penyelamat masih membersihkan puing-puing pada Kamis (15/3) malam,  mencari korban yang terjebak di bawah jembatan.

Menurut laporan BBC News, mengutip Miami Herald,  jembatan tersebut merupkan rentang yang menghubungkan kampus dengan area perumahan pelajar di kota Sweetwater. Penghubung itu telah lama diminta oleh mahasiswa dan staf di universitas untuk menghindari lalu lintas di bawah..

Jembatan tersebut sangat dibutuhkan, untuk menghindari kecelakaan lalu lintas di bawahnya yang amat padat. Pada bulan Agustus 2017, seorang siswa tertabrak mobil dan terbunuh, saat dia melintasi jalan yang sibuk tersebut.

Sumber dari kepolisian menyebutkan, ambruknya jembatan yang baru selesai itu menghancurkan setidaknya delapan kendaraan. Namun belum jelas berapa banyak orang yang berada di bawah jembatan saat itu. Belum diketahui penyebab ambruknya jembatan tersebut.

Kepala Pemadam Kebakaran Miami Dade Dave Downey mengatakan, Kamis malam, dia bisa memastikan setidaknya empat orang tewas. “Ini akan menjadi insiden yang panjang, kita akan menugaskan penyelamat di sini setidakanya semalaman, mungkin juga lebih lama,” kata Chief Downey.

Menurut Dr Mark McKenney, direktur operasi umum. sedikitnya 10 orang dirawat karena luka-luka di Pusat Medis Regional Kendall, termasuk dua orang yang “dalam kondisi sangat kritis.”

 

Jembatan itu berkekuatan 950 ton (862 ton), 174 kaki (53m) dan baru rampung  pekan lalu. Seorang saksi mata mengatakan kepada ABC News bahwa jeritan yang keluar dari mobil yang tertimpa sangat “mengerikan”.

“Kami sedang berusaha masuk ke dalam tumpukan yang mencoba membuat lubang agar bisa melihat ke bawah jembatan secara fisik,” kata Kepala Divisi Pemadam Kebakaran Miami-Dade Paul Estopian kepada wartawan.

Seorang saksi lainnya, Damany Reed, mengatakan kepada CBS News: “Saya mendengar seperti suara boom besar … kedengarannya terus berlanjut. Kami melihat ke luar … kami pikir ada sesuatu yang jatuh tapi jembatan yang roboh itu tidak nyata pada saat itu dan sangat menakutkan. ”

“Baru minggu lalu kami merayakan hamparan yang selesai dan sekarang kami berada di sini untuk menghadapi tragedi,” kata Walikota Sweetwater Orlando Lopez.

Gubernur Florida Rick Scott dan Senator Marco Rubio berada di tempat kejadian pada hari Kamis malam, bersama dengan tim spesialis dari Dewan Keselamatan Transportasi Nasional. Presiden Donald Trump melalui tweetnya pada Kamis malam menyebutkan bahwa dia memantau “runtuhnya jembatan yang memilukan”.

Perusahaan Munilla Construction (MCM), kontraktor milik keluarga yang membantu membangun jembatan, men-tweet “pemikiran dan doa” bagi mereka yang terkena dampak tragedi tersebut.
Sementara FIGG Engineering mengatakan, pihaknya juga berada di belakang proyek jembatan tersebut. Kedua perusahaan tersebut mengatakan bahwa mereka akan bekerja sama dengan penyelidik.***(janet)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru