Wednesday, August 05, 2020
Home > Olahraga > Sean Urutan 6 di Norisring

Sean Urutan 6 di Norisring

MIMBAR-RAKYAT.com (Norisring, Jerman) – Sean Gelael dengan menakjubkan berada di uruan keenam – merupakan yang terbaik dalam karirnya mengikuti perlombaan Kejuaraan FIA Formula 3 Eropa – yang berlangsung di sirkuit jalan raya Norisring, Jerman, Minggu.

Sean merupakan penantang kuat dalam kejuaraan itu bersama tim Jagonya Ayam with Carlin Dallara-Volkswagen, dan sebelumnya pada Race 1 Sabtu berada di urutan kesembilan, kemudian pada Race 3 berada di tangga keenam.

Pada perlombaan sebelumnya di Pau (Prancis) dan di Hungaroring (Hungaria), pebalap belia berusia 17 tahun itu menempatkan diri di urutan ke-10, sehingga Sean sudah finis empat kali dalam urutan 10 besar dalam empat putaran kejuaraan.

Hingga laga di Norisring, Sean sudah mengumpulkan nilai 12 poin dan berada di urutan ke-18 dari 25 pebalap yang sudah mendapatkan poin pada kejuaraan menegangkan sebagai anak tangga menuju kancah lomba Formula Satu itu.

Pada lomba Race 3, Sean yang melejit dari posisi start ke-12, sempat berada di urutan keempat setelah dengan brilian melewati pebalap Amerika, Santino Ferrucci, tetapi harus turun dua anak tangga ketika kendaraannya sedikit bermasalah.

“Saya harus melewati Santino!” kata Sean dalam surat elektronik pada media, Senin, “Saya amat yakin dan percaya diri dengan kendaraan yang pengeremannya amat bagus. Tapi masalah terjadi pada kendaraan, karena sebelumnya hujan turun dan kami tidak menyangka begitu cepat kering.”

“Ini membuat mobil saya sedikit lamban dan saya beberapa kali kepayahan menguasainya. Karena itu, di satu tikungan, saya nyaris menabrak batas pengaman, tetapi saya bangkit lagi. Saya amat gembira masuk dalam urutan enam besar untuk pertama kalinya pada lomba FIA F3 Eropa. Ini merupakan hari menakjubkan bagi kami,” katanya.

Diserang flu

Perlombaan Minggu merupakan momen hebat bagi Sean, karena pada Jumat ia diserang flu dan hanya mampu berada di urutan 18 pada sesi kualifikasi untuk Race 1.

Setelah dapat tidur nyenyak malam harinya, ia merasa sehat untuk lomb Sabtu dan mampu naik ke urutan 15 pada lap pertama. Ia melakukannya lomba secara keseluruhan dengan bagus sampai akhirnya berada di urutan kesembilan.

“Kami tetap agresif bersaing,” katanya dengan gembira setelah lomba, “Saya melakukan start dengan baik dan ketika saya berada di urutan kesembilan, waktu saya lebih cepat dari lawan di depan saya. Tapi karena jarak semua pebalap amat rapat, saya sulit untuk menyalib ke depan. Saya tidak mau ambil risiko besar hanya untuk maju satu tangga ke urutan delapan.”

Sesi kualifikasi kedua lebih baik, ketika Sean berada di urutan 12 untuk Race 2 dan Race 3. Sean berusaha lebih baik tapi hujan turun sehingga semua pebalap tidak dapat memperbaiki kecepatan mereka.

Ia sempat berada di urutan kesembilan pada Race 2, melewati pebalap tuan rumah yang juga anak didik tim Ferrari Formula 1, Antonio Fuoco, serta pebalap Kanada Nicholas Latifi, tapi kemudian kehilangan posisi ketika ia melakukan kesalahan. Ia berusaha menahan lawan di belakangnya hingga terjadi kontak. Sean dinyatakan bersalah dan mendapat penalti.

Ketika hujan turun, tim berusaha mengganti ban basah pada mobil Sean, tetapi kemudian lomba dihentikan dan semua pebalap melakukan hal sama, sehingga Sean tidak dapat menerapkan taktik yang direncanakan tim.

Namun hasil lomba di Norisring ini merupakan catatan perjalanan karir yang hebat bagi Sean dan mereka bersiap untuk lomba lagi dua minggu mendatang di Moscow Raceway di Rusia.

“Masalah kami di Norisring terletak pada sesi kualifikasi, karena faktor kecepatan tergantung dari hasil itu,” kata Sean, “Tapi kami mendapat hasil hebat dan saya tidak sabar untuk berlaga lagi di Rusia.”
Hasil yang dibuat Sean pada race ketiga itu merupakan yang terbaik yang dilakukan tim JagonyaAyam with Carlin. Antonio Giovinazzi berada di urutan ketujuh sedangkan Tom Blomqvist didera masalah dalam tiga race itu dan hanya berada di urutan ke-10 pada Race 1.

Banyak kemajuan

Mengomentari hasil yang didulang Sean, ayahandanya Ricaro Gelael mengatakan, secara keseluruhan Sean mengalami banyak kemajuan dari sisi teknis mau pun dalam hal memberkan masukan kepada enjiner.

“Ini membuat kendaraan lebih baik dan kepercayaan dirinya semakin tinggi,” kata Ricardo.

Mantan pereli nasional ini berharap, hasil lomba tim Jagonya Ayam with Carlin akan semakin baik pada lomba berikutnya.

“Rekan setim Sean juga amat membantu sehingga semoga pebalap tim ini dapat masuk urutan tiga besar,” kata Ricardo. (KB) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru