Tuesday, July 14, 2020
Home > Olahraga > Sean Tidak Sabar Jajal Macau GP

Sean Tidak Sabar Jajal Macau GP

MIMBAR-RAKYAT.com (Macau) – Sean Gelael menyatakan ia sudah tidak sabar untuk menjajal sirkut jalan raya di Macau GP, merupakan laga paling mendebarkan dan bergengsi bagi pebalap Formula 3, setelah usai musim balapan FIA F3 Eropa 2014. 

Macau Grand Prix akan berlangsung selama empat hari, dimulai dengan sesi latihan dan kualifikasi pada Kamis dan Jumat (13-14 November), disusul sesi kualifikasi Sabtu (15 November) dan ditutup Minggu (16 November) dengan sesi pertandingan kelas Formula 3 Macau Grand Prix 2014.

“Saya sudah tidak sabar menghadapi perlombaan ini, terutama bersama dengan tim Carlin,” kata Sean dalam surat elektronik kepada media, Senin.

Pebalap Indonesia, Sean Gelael dengan mobil Jagonya Ayam with Carlin Dallara-Volkswagen akan menjadi bagian dari 28 pebalap lainnya di kejuaraan tersebut, dan pebalap berusia 18 tahun pada 1 November lalu ini sudah tidak sabar untuk bertarung di sirkuit legendaris itu.

“Saya kira kami sudah melakukan pekerjaan sangat baik. Kami bekerja keras dalam melakukan persiapan dan berlatih menggunakan simulator, jadi seharusnya kami bisa memperoleh hasil baik,” ujarnya.

Sean meninggalkan sekolahnya di Bath University, Inggris, Jumat, 7 November, untuk beradaptasi dengan perbedaan waktu.

Tetapi dia tetap harus belajar, karena pada Rabu malam, sehari sebelum memulai sesi latihan dan kualifikasi, Sean harus mengikuti ujian, di mana dia harus menyesuaikan waktunya dengan teman-teman kampusnya di Inggris, di kamar hotelnya di Macau.

Pada hari berikutnya, Sean akan langsung menghadapi salah satu lintasan yang paling menakutkan di dunia, lintasan di mana setiap pebalap muda ingin meraih kesuksesan.

“Macau sangatlah berbeda,” jelas Sean, “Banyak orang selalu mengatakan jangan sampai menabrak, jangan sampai menabrak, dan kadang-kadang membuat kita menjadi terlalu konservatif dalam mengemudi. Tapi jelas, ini adalah sirkuit paling menarik dalam satu musim balap. Hal terpenting adalah membalap dengan baik, selalu menggunakan jalur balap yang benar, dan kerahkan seluruh kemampuan.”

Tahun lalu, merupakan tahun pertamanya di Macau, Sean berada di posisi 17 saat race kualifikasi sebelum akhirnya terperangkap dalam suatu kecelakaan saat menjalani perlombaan.

“Kami memulainya dengan sangat baik,” kata Sean, “Lalu untuk perlombaannya sendiri, kami mengurangi ‘downforce’ supaya bisa meningkatkan kecepatan di lintasan lurus. Saat lap pemanasan, rasanya semuanya berjalan dengan baik, tapi dalam perlombaan saya hanya bertahan dua tikungan.”

“Tetapi tahun ini, saya kembali dengan lebih percaya diri, terutama dengan apa yang kami peroleh dalam dua seri terakhir di kejuaraan Eropa. Saya cukup yakin untuk berada di peringkat sepuluh besar dan akan berusaha untuk bisa naik ke peringkat delapan atau enam,” ujarnya.

Dengan berbekal catatan hasil yang baik di sirkuit jalan raya, Sean terlihat cukup siap menghadapi salah satu pertandingan terpenting dalam satu musim balap. Poin pertama Sean di kejuaraan Eropa berhasil diperolehnya di sirkuit jalan raya yang sangat menantang, Pau di Perancis. Hasil terbaiknya musim ini, juga diperolehnya di sirkuit jalan raya Norisring, di Nuremberg, Jerman.

“Saya tidak keberatan bertarung di sirkuit jalan raya – Saya sangat bersemangat untuk segera bertarung di Macau” ujar Sean.  (KB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru