Tuesday, November 19, 2019
Home > Berita > Sean Menimba Banyak Pelajaran dari Tim Toro Rosso

Sean Menimba Banyak Pelajaran dari Tim Toro Rosso

Sean Gelael di atas mobil toro Rosso ketika mengikuti FP1 Mexico GP, Jumat waktu setempat. (jagonya ayam)

MIMBAR-RAKYAT.com (Meksiko) – Pebalap muda Indonesia Sean Gelael menimba banyak pelajaran dan pengalaman dari tim Formula 1 Toro Rosso dan pebalap berusia 20 tahun ini baru menyelesaikan programnya pada sesi latihan bebas pertama (FP1) bersama tim Toro Rosso di Sirkuit Autodromo Hermanos Rodriguez, Meksiko.

Sean menutup sesi latihan bebas Jumat waktu setempat itu dengan catatan waktu tercepat satu menit 21,639 detik dan torehan waktunya lebih bagus dibanding rekan setimnyanya Brendon Hartley.

Pebalap asal Selandia Baru itu membua catatan waktu satu menit 21,747 detik. Hasil ini buat Sean cukup bagus dan memenuhi harapan tim Prinsipal Toro Rosso Franz Tost.

Bagi Sean, sesi FP1 di Meksiko merupakan penampilannya yang keempat sekaligus yang terakhir musim ini bersama tim yang bermarkas di Faenza, Italia itu. Sebelumnya Sean juga membuat pekerjaan bagus di sirkuit Marina Bay Singapura, Sepang Malaysia dan Austin Amerika Serikat.

Dari empat penampilannya bersama tim Toro Rosso, Sean mengaku menimba banyak pengalaman dan pembelajaran.

Sean merasakan sensi atmosfer lingkungan F1 dan ia juga mendapat tantangan yang tidak mudah karena beberapa sirkuit seperti Marina Bay, Austin dan Autodromo Hernanos Rodriguez merupakan lintasan yang baru pertama kali dia coba.

Pada penampilannya di Meksiko, Sean tak cuma dihadapi tekanan untuk adaptasi sirkuit. Pebalap yang gemar musik hip-hop ini mendapat ujian untuk mengendalikan kondisi mobil yang tidak ideal.

“Ya ada beberapa masalah yang saya hadapi di Meksiko. Mobil sepertinya agak sulit diprediksi dan dikendalikan. Kami punya masalah di power dan balancing. Saya juga sempat terjebak traffic dengan kendaraan lain saat berupaya push. Ya, ini pelajaran dan pengalaman yang luar biasa,” kata Sean seperti disampaikan manajer media Sean, Aswin Rizal Harahap.

Tantangan di Meksiko, kata Sean, jauh lebih kompleks dibanding pada tiga penampilan sebelumnya. Meski demikian, Sean mengaku cukup puas karena dia juga berhasil berjuang untuk bisa menyelesaikan program dan memberi input data kepada tim. Terlebih catatan waktunya juga lebih baik dibanding rekan setimnya.

Setelah menyelesaikan program FP1 bersama tim Toro Rosso, Sean akan kembali fokus untuk balapan terakhir Formula 2 yang akan berlangsung di sirkuit Yas Marina Uni Emirate Arab pada 24-26 November mendatang. Selain balapan F2, Sean juga sudah dijadwalkan mengikuti test bersama tim Toro Rosso.

Pada musim penuh keduanya di ajang Formula 2, Sean masih berjuang keras dan belajar untuk mematangkan kemampuan balapnya.

Bersama tim Pertamina Arden yang didukung Jagonya Ayam KFC Indonesia ini, Sean sudah mengoleksi  17 poin dan berada di peringkat 15.  Musim sebelumnya Sean juga menempati peringkat 15 klasemen pebalap bersama tim Pertamina Campos Racing.  (sp/arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru