Monday, December 16, 2019
Home > Olahraga > Sean Jalani Iptek Olahraga

Sean Jalani Iptek Olahraga

MIMBAR-RAKYAT.com (Budapest, Hongaria) – Suhu musim panas akan menyengat kawasan Eropa khususnya wilayah tenggara, termasuk di Hungaria, tempat para pebalap Formula 3 Eropa berlaga pada 31 Mei – 1 Juni 2014.

Jarak rehat putaran ketiga di Pau dan lanjutannya putaran keempat di Hungaroring juga cukup pendek, sehingga sekitar 30 pebalap yang mengikuti ajang lomba itu memiliki sedikit waktu untuk beristirahat, sementara lintasan di Hungaroring menuntut tingkat kebugaran fisik pebalap yang amat prima, tidak terkecuali bagi pebalap muda dari Jakarta, Sean Gelael.

Kebugaran fisik merupakan keharusan bagi pebalap, sehingga hampir semua pebalap unggulan di Formula 3 memiliki tim khusus untuk urusan kebugaran, termasuk Sean dan rekannya di Tim Jagonya Ayam with Carlin, yang bekerja sama dengan perusahaan Pro Performance, yang berdiri sejak 2002 dan bertugas untuk meningkatkan kinerja atlet dengan menerapkan Iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi) dalam olahraga.

“Bagi seorang pebalap, hidrasi memiliki pengaruh amat besar apabila berhubungan dengan konsentrasi, terutama saat pebalap berusaha melakukanputaran cepat,” kata Dan Williams dari Pro Performance, yang membantu tim Sean, dalam keterangannya melalui surat elektronik kepada media, Rabu.

“Kami melakukan latihan fisik bersama para pebalap, berkaitan dengan kardiovaskular dan ketahanan fisik dan latihan ini dapat membantu pebalap dalam proses pengambilan keputusan saat mereka berada di lintasan,” kata Williams.

“Di ajang lomba Formula 3 para pebalap cenderung mulai benar-benar merasakan ketegangan fisik dan kelelahan yang cukup berat, dan banyak pebalap yang benar-benar terkuras tenaganya setelah menyelesaikan seri sebelumnya di Pau, karena tuntutan konsentrasi yang sangat tinggi. Hungaroring pun tidak jauh berbeda, suhu udara bisa mencapai 30 derajat, yang tentu saja membuat para pebalap harus bekerja keras,” kata Williams.

Williams menambahkan, jadwal latihan fisik Sean dipecah dalam beberapa bagian besar, tergantung dari kalender pertandingan.

“Sebagian besar latihan berat sudah dilakukan pada saat musim dingin, saat musim pertandingan belum dimulai, sedangkan pada saat musim pertandingan berjalan, semuanya berdasar pada performa puncak si pebalap saat balapan akhir pekan. Akan ada masa istirahat di akhir musim panas, sebelum kembali berlatih keras untuk akhir musim. Bahkan ketika Sean pulang kembali ke Indonesia saat jeda balapan untuk bersekolah, Sean tetap harus melakukan beberapa latihan fisik, dan harus mengikuti program ketat yang sudah diatur,” katanya.

Sean yang memiliki tubuh tinggi, katanya, harus sangat berhati-hati dalam menjaga berat badannya agar tidak turun, karena kalau tidak, mobil Sean harus diberi pemberat untuk mencapai berat minimum sehingga bisa meningkatkan performa. Semakin ringan berat badan seorang pebalap, maka semakin banyak pemberat yang dibutuhkan.,” katanya.

“Sean harus benar-benar menjaga berat badannya dengan baik,” kata Williams, “Dia memiliki kaki panjang, jadi kami harus sangat berhati-hati dalam menjalankan program latihannya, karena mungkin bisa membuat Sean lebih rentan terhadap cedera tubuh bagian belakang.”

Selama balapan, Williams bertindak lebih sebagai fisioterapis. “Kami melakukan latihan pemanasan bersama para pebalap, mengaktifkan otot-otot untuk membuat mereka fokus dan siap. Saya meminta Sean untuk melakukan peregangan, karena ia memiliki punggung dan kaki panjang. Selain itu ada juga pijatan untuk melancarkan peredaran darah, dan kadang-kadang ada variasi dengan bertinju dan skipping”.

“Kami juga menjaga diet dan asupan nutrisi bagi para pebalap, dan seorang pebalap juga dapat berbicara secara pribadi dengan saya, hanya sekedar untuk melegakan pikiran apabila balapan berjalan buruk,” kata ahli penata kekuatan fisik itu.

Kejuaraan Formula 3 untuk pertama kali dilakukan di Sirkuit Hungaroring, tempat diselenggarakannya Hungarian Grand Prix sejak sirkuit itu dibuka pada 1986. Tetapi, Sean bersama dengan pebalap lainnya, sudah pernah melakukan dua hari testing di Hungaroring sebelum musim pertandingan tahun ini dimulai.

Testing Sean di sirkuit itu berlangsung cukup baik, dan kepercayaan diri Sean yang mengendarai mobil Jagonya Ayam with Carlin Dallara-Volkswagen juga semakin meningkat setelah ia berhasil memperoleh poin pertamanya dalam kejuaraan Formula 3 di sirkuit jalan raya Pau, Perancis, pada seri sebelumnya.

Hungaroring banyak memiliki tikungan dengan kecepatan sedang, jadi secara teknis akan cukup sulit. Sejak dibuka 28 tahun yang lalu, banyak orang yang mengatakan bahwa lintasan di sirkuit ini hampir sama dengan sirkuit jalan raya tanpa adanya rumah-rumah di sekitarnya.

Kebugaran fisik merupakan salah satu urusan orang tertentu dalam balapan Formula 3 dan bila Sean Gelael berhasil menaklukkan sirkuit di Hongaria sebaik apa yang dilakukannya di Pau, maka Dan Williams akan berada di antara anggota tim lain yang akan merasa bangga dan mengelu-elukan pebalap Merah Putih itu. (KB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru