Wednesday, September 18, 2019
Home > Berita > Sean Gelael Raih Poin Pertama di Red Bull Ring

Sean Gelael Raih Poin Pertama di Red Bull Ring

Sean Gelael berlaga di Red Bull Ring dan berhasil masuk 10 besar pada laga Future, Sabtu, 07/7/17. (mimbar-rakyat.com)

MIMBAR-RAKYAT.com (Spieldberg) – Sean Gelael akhirnya mendapatkan poin pertama pada ajang balapan F2 musim 2017 di Sirkut Red Bull Ring, Austria,  Sabtu, setelah pebalap tim Pertamina Arden yang didukung Jagonya Ayam KFC Indonesia ini menyelesai balapan Feature dengan finis di posisi sepuluh besar.

Perjuangan Sean untuk finis di posisi sepuluh terbilang cukup fantastis. Pebalap berusia 20 tahun ini berturut-turut menyusul tiga pebalap pada lima lap terakhir. Sean memulai balapan dari posisi ke-15, tapi ia tampil amat agresif di awal balapan dan cukup konsisten menjaga kecepatan mobilnya.

“Tentu saya sangat senang karena ini poin pertama saya. Kerja keras saya terbayar meski hanya satu poin,” kata Sean yang pada musim sebelumnya tampil sebagai runner-up pada balapan Feature. Sean juga mengaku cukup puas karena kinerja mobilnya cukup bagus dan tidak mengalami kendala teknis mau pun mekanis.

Selain itu, strategi tim dengan memilih ban super soft di awal balapan juga berjalan baik dan mulus.

“Kinerja tim di pit stop juga cukup baik, sehingga Sean tidak banyak kehilangan waktu. Pada lima lap terakhir, Sean menyusul pebalap tim Rapax Sergio Canamasas, Racing Engineerin Luis Deletraz dan terakhir pebalap Campos, Robert Visoiu,” demikian dilaporkan Manajer Media Sean Gelael, Aswin Rizal Harahap, dari Sirkuit Red Bull Ring, seusai balapan.

Ia menambahkan, nasib sial justru dialami rekan setim Sean, Norman Nato, karena pebalap asal Perancis ini tidak bisa melanjutkan balapan karena mengalami masalah mekanik pada mobilnya. Nato yang sedang berada di posisi ketujuh, harus melupakan balapan saat lomba baru berlagsung lima putaran.

“Tentu sangat mengecewakan. Tapi inilah balapan. Banyak faktor yang menentukan. Untuk bisa mendapat hasil yang bagus, semua harus berjalan sempurna. Tentu saja kita juga perlu faktor keberuntungan,” kata Nato.

Posisi pertama diambil Charles Leclerc. Pebalap tim Prema Racing ini tampil dominan sejak awal balapan. Leclerc finis di depan pebalap Nicholas Latifi dan rekan setimnya Antonio Fuoco.  Balapan di sirkuit Red Bull Ring relative lancar. Sepanjang balapan tidak terjadi insiden besar yang menyebabkan masuknya mobil pengaman.

Pebalap Brasil, Sergio Sete Camara akhirnya harus puas finis di posisi ke-16 . Pebalap Tim MP Motorsport ini sebenarnya punya peluang meraih poin dengan menempati posisi kedua pada sesi akhir kualifikasi. Namun, Camara mendapat hukuman diskualifikasi karena gagal memberikan contoh bahan bakar yang dipakai mobilnya.

Dengan demikian, penyelenggara balapan menilai bahwa Tim MP Motorsport juga melanggar batasan pengisian bahan bakar. Mereka tidak bisa memberikan contoh bahan bakar karena mengisi bahan bakar pada mobil Camara kurang dari batas minimal.  (arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru