Thursday, November 14, 2019
Home > Berita > Sean Gelael Petik Pelajaran Berharga di Abu Dhabi

Sean Gelael Petik Pelajaran Berharga di Abu Dhabi

Sean Gelael siap turun lintasan di Sirkuit Yas Marina pada lomba malam hari. (seangp)

MIMBAR-RAKYAT.com (Abu Dhabi, UEA) – Pebalap tim Jagonya Ayam with Carlin Sean Gelael memetik pelajaran berharga pada lomba pertama (future race) seri terakhir GP2 di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Sabtu (28/11) malam, kendati pebalap berusia 19 tahun itu menabrak dinding pit saat lomba tersisa lima putaran. 

Peristiwa yang terjadi di lap ke-26 itu bermula ketika Sean memenuhi kewajiban untuk mengganti ban di pit. Saat hendak kembali ke lintasan, ia gagal mengendalikan mobil di jalur keluar pit yang menurun dan agak berkelok. Meskipun telah menginjak pedal rem, mobil tetap meluncur deras ke depan karena kondisi ban baru yang masih dingin belum melekat sempurna dengan permukaan lintasan.

Sayap depan mobil bernomor empat milik Sean rusak sehingga tidak bisa dipakai lagi untuk melanjutkan lomba. Insiden itu amat disayangkan mengingat Sean tampil solid dan tengah berada di peringkat ke-19, lima tingkat lebih baik dari posisinya saat start.

“Ini pelajaran berharga buat saya. Sangat disayangkan saya gagal finis untuk yang pertama kali di tengah kondisi mobil yang sebenarnya cukup oke. Semoga saya tampil lebih baik di sprint race hari ini (Minggu),” ungkapnya.

Kondisi pit di Yas Marina memang cukup menantang bagi pebalap. Saat hendak kembali ke lintasan, pebalap mesti melewati terowongan yang didahului dengan jalan menurun dan berkelok-kelok. Karakter itu berbeda dengan pit di sirkuit lain yang umumnya memiliki jalur lurus untuk menuju lintasan.

Sean Gelael dalam lomba malam hari di Sirkuit Yas Marina di Abu Dhabi.  (seangp)
Sean Gelael dalam lomba malam hari di Sirkuit Yas Marina di Abu Dhabi. (seangp)

Ini pertama kalinya Sean gagal menuntaskan lomba di GP2 tahun ini. Pada empat seri sebelumnya, putra mantan pereli nasional Ricardo Gelael itu selalu menyelesaikan balapan dengan mulus. Pada seri GP2 di Bahrain pekan lalu, ia bahkan berhasil meraih hasil terbaiknya musim ini dengan finis di posisi ke-15.

Menurut sang ayah, Ricardo Gelael, peristiwa yang dialami Sean di Abu Dhabi merupakan proses alamiah bagi seorang pebalap. “Yang terpenting, Sean mampu belajar dari pengalaman, baik suka maupun duka, agar menjadi pebalap yang lebih baik di masa depan,” ujarnya.

Pada balapan kedua atau sprint race, hari ini, Sean akan memulai lomba dari posisi ke-19. Ia berpeluang mengulangi pencapaiannya di Bahrain pada balapan yang akan berlangsung selama 45 menit tanpa kewajiban masuk pit itu.  (arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru