Sunday, September 22, 2019
Home > Olahraga > Sean Gelael Lomba Fantastis di Aragon, Urutan 16

Sean Gelael Lomba Fantastis di Aragon, Urutan 16

Sean Gelael

Sean Gelael akan turun di Monaco 24 Mei (dok seangp.com)

MIMBAR-RAKYAT.com (Aragon, Spanyol) – Sean Gelael melakoni lomba berat dan fantastis Sabtu dan Minggu di Sirkuit Motorland Aragon, Spanyol, – lomba pertama di ajang Kejuaraan Formula Renault 3.5 – sampai akhirnya bertengger di tangga ke-16 pada Race 2, Minggu.

Pebalap berusia 18 tahun dari Jakarta dan kini kuliah di Inggris itu,  gagal menyentuh finish pada Race 1 karena ditekan lawan pada salah satu tikungan, sedangkan pada Race 2 kendaraannya mengalami kerusakan pada putaran pertama di lintasan basah.

Kesempatan “pit-stop” pada Race 2 dimanfaatkan tim Jagonya Ayam with Carlin untuk mengganti sayap bagian depan dan belakang kendaraanya. Ia memperbaiki posisinya dari urutan 18 – setelah berjuang adu kecepatan dengan empat kendaraan lain, dan berhasil naik ke tangga ke-14. Hingga akhir lomba ia akhirnya berada di urutan ke-16.

“Padahal saya merasakan memiliki potensi dalam laga itu,” kata Sean lewat surat elektronik kepada media, Senin, “Sayang saya tidak ikut satu sesi test sebelum lomba karena harus menghadapi ujian di kampus. Padahal saya amat butuh latihan dan pengalaman untuk menghadapi lomba dengan sistem ‘low downforce’ pada race pertama Sabtu.”

Pada sesi penyisihan Sabtu pagi, Sean berada di posisi ke-14, setelah bekerja keras mengatasi para pesaingnya. Ia sedang melaju kencang ketika Roy Nissany dari Isreal menyenggolnya saat memasuki lajur T1, sehingga lawannya dari Isreal itu  “memanjat” kendaraan Sean, menyebabkan terjadi kerusakan dan pengemudinya tidak dapat melanjutkan aksinya.

“Nissany membuat saya tidak dapat melanjutkan laga,” kata Sean, ”Padahal penting sekali bagi saya untuk finish pada sesi lomba ‘down-force’ untuk mengetahui konfigurasi perlombaan secara menyeluruh – termasuk bagaimana degradasi ban, tapi saya tidak pernah menyelesaikannya. Saya harus melakukan yang terbaik dalam lomba dua minggu ke depan.”

Persiapan lomba
Persiapan lomba

 

Pada sesi penyisihan Minggu, Sean juga berada di urutan 14, dan menunjukkan performa fantastis dalam menggenjot kendaraannya Formula Renault 3.5 yang memiliki kekuatan 530 daya kuda itu.

“Kompetisi amat ketat dan saya merasa itu bagus sekali,” kata Sean, “Sebetulnya, saya merasa ada sedikit masalah dengan pedal mobil, tapi itu bukan masalah besar, tapi ya tetap ada perbedaannya.  Juga, ketika saya melakukan kecepatan terbaik, saya tidak membuat itu menjadi faktor terbaik saya dan saya melakukan kesalahan. Rasanya susah masuk 10 besar, tapi saya yakin sebenarnya dapat melakukannya.”

Lomba dimulai pada kondisi basah dan di kendaraan pengaman melaju di depan para peserta balap. Mereka melaju pelan sedangkan hujan semakin lebat. Panitia memutuskan menghentikan lomba dan memulai lagi satu setengah jam kemudian.

Mobil Sean bersentuhan dengan kendaraan Beitske Visser pada putaran pertama. Sean kehilangan waktu karena harus mengganti sayap depan mobilnya dan ia masuk lintasan lagi di bagian belakang, tapi ia berhasil menemukan irama lomba dan menjadi salah satu pebalap tercepat di lintasan.

Ia mengejar para pebalap di depannya dan melewati Nissany yang selalu dihindarinya, kemudian Sean juga melewati Philo Paz Armand dari Indonesia, sampai akhirnya ia berada di urutan ke-16.

“Ketika saya keluar dari pit saya kehilangan waktu sekitar lima detik. Saya belum pernah menaiki mobil itu di lintasan basah dan saya berusaha melaju sampai batas limit,” kata Sean, “Saya berhasil mengatasi batas waktu tujuh detik dengan rombongan lawan di depan saya. Tapi pada akhir putaran, ban depan saya sudah apkir. Kalau tidak, saya yakin masih dapat melaju lebih cepat.  Ini merupakan proses pembelajaran yang bagus, dan ketika saya melewati Philo, saya kira itu yang terbaik bagi saya. Saya berhasil menyusulnya.”

Lain halnya dengan rekan setim Sean dari Jagonya Ayam with Carlin, Tom Dillmann yang berpengalaman, ia berhasil menempatkan diri di urutan kelima dan kesembilan.

Sean Gelael dan Tom Dillman
Sean Gelael dan Tom Dillman (dok.seangp.com)

Sean akan turun lintasan lagi di Monaco Grand Prix pada 24  Mei.

“Monaco! F1! Glamour!” kata Sean sembari tertawa. “Saya butuh waktu selangkah demi selangkah menghadapi lomba pertama saya di sana. Semua kelihatannya berjalan bagus. Jarak saya dengan lawan bagus di Motorland , jadi saya berharap semoga semua akan baik-baik saja pada musim ini.” (arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru