Sunday, September 22, 2019
Home > Berita > Sean Gelael gabung tim Prema Racing pada 2018

Sean Gelael gabung tim Prema Racing pada 2018

Sean Gelael harus lebih cepat pada laga musim 2018 untuk mendapatkan grid F1 pada 2019. (jagonya ayam)

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta) – Sean Gelael dilaporkan akan menggantikan juara F2 Charles Leclere di tim Prema Racing untuk musim 2018.

“Gelael tipped to replace F2 champion Leclerc at Prema for 2018,” demikian judul berita  pada laman www.msn.com.

Leclere menyabet gelar juara FIA F2 2017 dengan nilai tertinggi klasemen sementara (249 poin) kendati masih tersisa tiga putaran lagi untuk tahun ini, setelah ia menang pada laga feature di Jerez, mengalahkan saingannya Oliver Rowland (189).

Pebalap asal Monako, Leclerc, kelahiran 16 Oktober 1997,  dipromosikan ke laga F1 bersama tim Sauber tahun depan,  dan berdasar laporan msn.com, Sean Gelael akan masuk tim Prema mulai musim depan.

Pebalap Indonesia yang kini berusia 20 tahun itu, sudah mengikuti sesi latihan bebas F1 bersama tim Toro Rosso dan sudah menjelajahi berbagai sirkuit pada ajang laga GP2/F2 selama dua setengah musim.

Dari 51 kali melakukan gerak awal (start), Sean mencetak poin dalam enam lomba termasuk urutan kedua di Red Bull Ring pada 2016.

Sean Gelael mendapat dukungan besar dari ayahnya, Ricardo Gelael, dan tim Jagonya Ayam Indonesia miliknya juga mendukung beberapa pebalap di arena laga F2 dan GP3.

Di antaranya, masih dilansir mns.com,  adalah pebalap McLaren junior, Nyck de Vries dan pebalap Ferrari Giuliano Alesi. Salah satunya kemungkinan juga akan berada di dalam kokpit mobil Prema.

Pebalap Prema saat ini, Antonio Fuoco,  bisa jadi juga tetap bertahan dalam tim itu, setelah dalam dua setengah musim ini meraih empat podium dari enam lomba.

Lando Norris yang sebelumnya disebut-sebut favorit masuk dalam tim F2 Prima, menurut autosport,  kemungkinan beralih ke ART Grand Prix bersama George Russell, yang tahun ini memenangi gelar GP3.

Bisa jadi, Norris masuk tim DAMS bersama Jack Aitken, Luca Ghiotto dan Sergio Sette Camara, karena semua pebalap itu memiliki hubungan dengan DAMS.  Sedangkan Alex Palou kelihatannya akan turun dalam laga semusim setelah menunjukkan kepiawaiannya di Jerez bersama Campos Racing.

Pengamat F1 Andres Lewin yang menulis di laman en.f1i.com  menyebutkan, Sean Gelael amat serius untuk tampil di top level olahraga bermotor itu, setelah Sean mengikuti ajang sesi latihan bebas F1 bersama Toro Rosso.

Sean kini bernaung dalam tim Pertamina Arden, tulisnya, dan mengantungi hasil terbaik berada di podium kedua di red Bull Ring, Juli 2017, dan berada di tangga ke-15 pada klasemen pebalap.

Bila Sean memiliki peluang mendapatkan super-licence Formula Satu, ungkap Andres Lewin, maka ia butuh mendapatkan 40 poin dalam masa tiga tahun permainannya di F2. Bila ia berada di urutan tiga besar F2, maka Sean pasti mendapatkan tempat di laga F1.

Tantangan bagi Sean Gelael, katanya,  harus dapat melaju lebih cepat pada awal lomba musim 2018, kemudian mempertahankannya secara konsisten hingga akhir lomba.  Bila ia mampu melakukannya, maka ia akan berada di grid F1.

Andres Lewin mengutip ucapan Sean Gelael yang mengatakan, “Kami berharap dapat terus bersama Toro Rosso tahun depan. Kemudian kita lihat apa yang terjadi pada 2019.” (arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru