Monday, September 23, 2019
Home > Olahraga > Sean Gelael, Formula Renault dan F1 Oleh A.R. Loebis

Sean Gelael, Formula Renault dan F1 Oleh A.R. Loebis

Sean Gelael dan Tom Dillman

Sean Gelael (kiri) dan rekan setim dari Jagonya Ayam with Carlin Tom Dillman. (seangp.com)

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta) -Sean Gelael menapak pada jalur benar melewati kejuaraan Formula Renault 3.5 menuju ajang perlombaan Formula Satu (F1) dan kini ia sedang bekerja keras menimba ilmu berupa pengalaman yang tidak ada di bangku kuliah. 

Tak lama lagi, semua perhatian para pengamat dan pendukung Sean Gelael akan terarah ke Sirkuit Motorland Aragon,  Spanyol,  karena pada 25-26 April merupakan laga pertama Kejuaraan Formula Renault 3.5 dari sembilan putaran yang akan diikuti Sean selama 2015.

Rasanya sudah tidak sabar menunggu momentum itu, apalagi perlombaan nanti merupakan laga baru bagi Sean yang kini berusia 18 tahun, setelah sebelumnya mengikuti dua musim lomba FIA Formula 3 Eropa.

Kalau pengamat dan pendukung Sean sudah tidak sabar, apalagi si pebalap sendiri, Sean Gelael, yang jauh hari sudah mengatakan ia akan tampil fokus dan menancapkan target masuk urutan lima besar pada tahun ini.

“Saya berniat masuk urutan lima besar paling atas dalam kejuaraan tahun ini. Saya pasang target ini karena saya amat fokus dan berniat menjadi pebalap pertama Indonesia yang kelak berlaga di ajang kejuaraan Formula Satu,” kata Sean dengan nada pasti saat berbincang dengan media di KFC Mulawarman beberapa waktu lalu.

“Kapan kira-kira Sean berlaga di balik kokpit F1?”

“Ia masih butuh banyak jam terbang. Yaa mungkin sekitar dua tahun ini ia harus fokus dulu di ajang laga Formula Renault,” kata Ricardo Gelael, ayahanda Sean yang menuntun putranya menekuni hobi olahraga otomotif, sejak Sean masih berusia delapan tahun, sebagai navigator lomba sprint rally.

Ya, Sirkuit Aragon merupakan detik awal dari penambahan jam terbang Sean pada tahun ini dan pada lomba pertamanya di laga Formula Renault 3.5 yang juga biasa disebut World Series by Renault 3.5.

Sean tampil meyakinkan ketika melakukan sesi test pertama di ajang lomba itu, saat mencatatkan diri sebagai pebalap tercepat ketiga pada sesi terakhir test pramusim pertama, 6 Maret 2015.

Ketika itu, ia bersama rekan setim, Tom Dillman, dengan para pesaingnya menjalani empat sesi testing selama dua hari di Sirkuit Jerez, Spanyol Selatan.

Pada hari pertama, sebanyak 22 pebalap menjalani testing dengan setingan “high downforce”, sedangkan di hari kedua setingan berubah menjadi “low-downforce”, dimana kendaraan menjadi lebih cepat di lintasan lurus, tetapi daya cengkramnya berkurang di tikungan, sehingga kendaraan lebih sulit untuk dikendalikan.

Performa terbaik Sean terjadi saat menggunakan setingan “low-downforce”, merupakan pencapaian mengesankan bagi seorang pebalap yang selama ini menggunakan mobil Formula 3 yang memiliki daya cengkram tinggi, dan sekarang  berganti  ke mobil Formula Renault 3.5 bermesin V8, dengan power 530 bhp.

Sesi testing itu mejadi tes sangat produktif bagi Tim Jagonya Ayam with Carlin, yang ditopang Sean Gelael dan rekan satu timnya Tom Dillmann, yang berpengalaman di arena balapan setingkat Formula

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru