Monday, August 10, 2020
Home > Berita > Sean Gelael akan geber mobil DAMS setelah meriahkan Danau Toba dan Meikarta Catatan A.R. Loebis

Sean Gelael akan geber mobil DAMS setelah meriahkan Danau Toba dan Meikarta Catatan A.R. Loebis

Sean Gelel dan Daniel Ticktum dari Inggris yang bermitra dalam tim DAMS untuk musim laga F2 2020. (f2series)

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta) – Suara mesin mobil itu berderam keras, lajunya kencang, debu bertebaran, dan Sean Gelael yang menggebernya dari balik kemudi akhirnya dinyatakan unggul karena waktu tempuhnya tercepat.

Ia memacu mobil modifikasi reli dunia Citroen C3 R5 saat memeriahkan kejuaraan Meikarta Sprint Rally 15 Desember 2019, mengalahkan sang ayah Ricardo Gelael dengan mobil serupa yang berada di urutan ketiga.

Ketika masih bocah, Sean tidak percaya ayahnya seorang pebalap, sampai  akhirnya ia menyaksikan duel ayahnya di ajang reli sprint di kawasan Jawa Barat dan akhirnya ikut-ikutan membalap dan kini jadi pebalap benaran.

Guna mengisi waktu pada rehat lomba FIA-F2  sebelum tampil pada laga 2020, Sean mengikuti ajang reli mobil nasional  (speed) di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara, kemudian dilanjutkan di putaran kelima laga reli sprint di Meikarta.

“Luar biasa, Dad tampil lagi dan hebatnya ia berada di urutan ketiga,” kata Sean, mengomentari sang ayah,  Ricardo Gelael,  juara reli (speed) pada 2006.

Dari 4 SS yang dilombakan di Meikarta, Sean kalah di SS2 karena mesin mobilnya mati tak lama setelah start tapi SS menjadi menakjubkan karena justru Ricardo menang di rute itu.

Penampilan Sean di ajang reli Danau Toba (24/11-2019) dan Meikartai (15/12-2019) mendapat perhatian khusus, karena para pendukungnya selama ini hanya menyaksikannya melaju di atas kendaraan “single seater” melalui layar kaca dan gambar di media – saat ia membalap di ajang Formula 2.

Pada kejuaraan reli di Danau Toba yang menembus SS kondang Aek Nauli-Gorbus (lintasan WRC 1996-7), Sean menyelesaikannya di urutan kelima

Sebelum dimulai laga F2 tahun depan, Ricardo dan Sean berniat tampil lagi pada kejuaraan nasional reli di Medan, Februari 2020.

Sean Gelael ketika melakukan test bersama tim DAMS di Yas Marina, UEA, 5 Desember 2020. (f2series)

Ricardo Gelael malah berniat mendukung penyelenggaraan tiga putaran kejuaraan reli nasional (speed) 2020, dengan meningkatkan kualitasnya, karena Indonesia menginginkan Sumatera Utara kembali menjadi tuan rumah kejuaraan reli dunia (world rally championship = WRC) seperti pada 1996 dan 1997.

Kejuaraan reli Sumatera Utara (Danau Toba Rally) merupakan momen bersejarah bagi Sean Gelael, karena di tempat itulah ia menerima penghargaan dari MURI sebagai navigator termuda dan piagamnya diserahkan menjelang kejuaraan reli pada 22 Juni 2007 – ketika Sean berusia 10 tah  4 hari.

Gabung dengan DAMS

Tahun 2020, Sean Gelael bergabung dengan DAMS,  tim yang bermarkas di Prancis dan juara tim 2019, dengan pebalapnya Sergio Sette Chamara dan Nicolas Latifingan. Sean musim depan menggantikan kedudukan mereka dan berpasangan dengan pebalap asal Inggris, Daniel Ticktum.

“Saya merasa terhormat DAMS memilih saya sebagai pebalap mereka. Saya akan berusaha sekuat tenaga membawa DAMS mempertahankan gelar juara tersebut. Tentu saja tantangannya tak mudah,” kata Sean.

“Tahun depan  ada regulasi baru, yakni penggunaan ban 18 inci.  Tapi saya ada di tim hebat yang sangat percaya pada pembalap mereka,” tambah pembalap tim Jagonya Ayam itu.

DAMS amat yakin dengan kemampuan kedua pebalap barunya itu.  Pemilik tim, Gregory dan Oliver Driot menyatakan, “Kami gembira dengan bergabungnya Sean Gelael dan Dan Ticktum ke dalam tim kami.”

Sean penuh pengalaman, kata Driot, latar belakangnya menjadi referensi tersendiri sehingga kami dapat umpan balik mempersiapkan balapannya, terlebih mulai tahun depan ada aturan teknis peralihan ban ke ukuran 18 inci.

“Kami berusaha membantunya untuk mendapatkan apa yang inginkan dalam balapan mendatang. Tampilnya ia bersama Dan, kami juga akan mendapatkan investasi pebalap roki yang kami harapkan akan berkembang pesat,” kata Gregory.

Ia mengatakan, Dan masih pemula di F2, tapi ia sudah memenangi dua gelar di Macau Grand Prix dan juara kedua F3 Eropa bersama mereka pada 2017.  “Ia sukses dalam tiga putaran bersama DAMS dan kami sudah melakukan test F2, yang berlangsung amat bagus,” tambah pemilik tim itu.

Bagi Sean, DAMS merupakan tim kelima di ajang laga FIA-F1, sejak ia terjun ke kancah lomba itu pada 2015 bersama tim Carlin. Dari DAMS, lahir beberapa pebalap Formula, di antaranya Charles Leclerc, George Russell, Lando Norris, Alexander Albon, Romain Grosjean, David Valsecchi, Jolion Palmers dan terakhir Nicholas Latifi yang musim depan gabung dengan tim   Williams.

Sean Gelael sudah menjalani beberapa kali tes F1, di antaranya di Abu Dhabi pada 2018 dan 2019, bersama Toro Rosso.  Ia merupakan pebalap penguji pertama tanpa melalui akademi pebalap muda yang ada di tim Scudereia Toro Rosso – yang merupakan afiliasi Tim F1 Red Bull.

Sean Gelael memulai hari pertamanya berseragam tim Formula 2 DAMS pada tes pramusim di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, UEA,  5 Desember 2019.

Pada Race 1 Sean membuat catatan waktu tercepat 1:56,924 yang ia buat di lap 12.  Pada latihan Jumat ia mencetak waktu tercepat 1:56,481. Pada sore harinya, pebalap Jagonya Ayam Indonesia itu lebih mantap, karena waktu tercepatnya 1:55,916.

Setelah memeriahkan Danau Toba dan menggetarkan Meikarta, — kemungkinan Februari 2020 di Danau Toba, — Sean kembali ke ajang laga F2 2020  bersama DAMS dan para pendukung serta pengamat, mari siap-siap menantikan kiprah pebalap nasional Indonesia itu.  (arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru