Monday, February 24, 2020
Home > Nasional > SBY Menahan Tangis Tinggalkan Istana

SBY Menahan Tangis Tinggalkan Istana

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta) – Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengakhiri tugasnya dengan anggun. Ia berjalan kaki meninggalkan Istana Merdeka bersama sang istri Kristiani Herawati Yudhoyono. Beberapa langkah terakhir menuju gerbang, SBY tampak menahan tangis haru.

Pantauan di area Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (20/10/2014), SBY dan Ani Yudhoyono berjalan menembus kerumunan warga. Ani tampak memegang rangkaian bunga dan SBY berjalan di depannya.

Paspampres tampak kewalahan mengawal keduanya. Di gerbang keluar, 10 Paspampres memberikan hormat kepada SBY dan Ani. Lagu “Pantang Mundur” ciptaan Titiek Puspa mengiringi langkah keduanya keluar dari Istana.

Suasana siang itu begitu panas terik, ditambah haru. Tepat saat SBY melangkahkan kaki keluar halaman Istana Merdeka, mata dan wajah SBY tampak memerah. Dia juga terlihat menahan tangis dengan menggigit bibirnya.

Warga yang mengerubutinya berteriak-teriak, “Terima kasih Pak SBY! Terima kasih Pak SBY!”

Rombongan SBY kemudian berjalan ke arah kiri atau ke arah Gedung MA. Di sana, terdapat paduan suara yang juga menyanyikan lagu-lagu perjuangan.

Raut wajah SBY tampak terharu sambil terus berjalan menuju pertigaan Jalan Veteran. Di sanalah mobil SBY dan Ani terparkir.

Beberapa menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II juga tak bisa menahan haru. Salah satunya adalah Roy Suryo yang tampak berkaca-kaca mengantarkan SBY.

SBY pun terlihat santai mendekat ke warga yang menyambutnya. Pengawalan memang tetap ada, yakni dari Grup D Paspampres, tetapi tak lagi seperti saat SBY masih bertugas di Istana. Paspampres Grup D adalah pasukan pengawalan bagi para mantan kepala negara. 

Selain warga yang berdiri berjajar di tepi jalan, sambutan untuk SBY juga ditunjukkan oleh warga dalam rupa beragam poster. Salah satu poster itu bertuliskan “matur nuwun“.

Ada pula “kejutan” dari seorang pelajar yang mencegat SBY dan memberikan secarik kertas berwarna pink. SBY membaca lalu menyerahkan surat itu kepada istrinya, Ani Yudhoyono.

Sebelumnya, SBY menghadiri upacara pelantikan Jokowi-Jusuf Kalla di Gedung Majelis Permusyawaratan Rakyat. Setelah itu, dia melakukan upacara pisah sambut bersama Jokowi di Istana Kepresidenan.

Diiringi “Lagu Pantang Mundur”, SBY dan Ani meninggalkan kompleks Istana yang sudah menjadi kediamannya selama 10 tahun terakhir.

Selepas dari gerbang Istana pada Senin ini, SBY sudah kembali menjadi rakyat biasa. Namun, ia tentu tak benar-benar biasa. Terlebih lagi, SBY juga akan segera memulai tugas baru pada November 2014 sebagai Presiden Global Green Grow

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru