Tuesday, November 19, 2019
Home > Berita > Sarana Olah Raga Garut Mirip Gedung Desa

Sarana Olah Raga Garut Mirip Gedung Desa

Gedungn Olahraga atau gedung desa? (Yat R)

MIMBAR-RAKYAT.com (Garut) – Pembangunan gedung sarana olah raga (SOR) Ciateul yang terletak di Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Gedung yang rencana bisa digunakan agenda Porda, ternyata mangkrak dan membuat bupati Garut sempat berang.

Selain pembangunanya molor, juga bentuk bangunan untum SOR tetsebut banyak dipertanyakan, karena tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Garut, Muhlis Munawar menyebut, Sarana Olahraga (SOR) Ciateul yang dikerjakan PT. Wiga tidak layak disebut  gedung olahraga, karena lebih mirip dengan  sebuah bangunan gudang.

Padahal proyek pembangunan gedung (SOR ) itu menelan dana Rp6 miliar, tapi hasilnya sangat memalukan.

“Bangunan tersebut lebih mirip sebuah gudang dan aula desa,” kata Muhlis.

Muhlis menambahkan, pembangunan yang dilaksanakan PT. Joglo sampai saat ini masih belum rampung dengan total anggaran seluruhnya mencapai Rp17 milyar.

Menurut informasi, tambah Muhlis, Kepala Dinas Pemuda dan Olaharaga (Dispora) Kabupaten Garut, Kuswendi, perusahaan yang melaksanakan pembangunan tersebut sudah diputus kontrak.

“Sementara perusahaan tersebut  sudah dibayar sesuai persentase pembangunannya,”katanya.

Seharusnya, jika tidak mampu melaksanakan pembangunan tidak harus dibayar. Selain diputus kontrak juga harus dilaporkan ke penegak hukum, kata Muhlis Munawar.

Hingga kini, pelaksanaan pembangunan yang ditinggalkan PT. Joglo belum dilanjutkan. padahal, Dispora telah mempublikasikan kalau pekerjaan tersebut akan segera dilakukan lelang ulang dan hingga kini masih dibiarkan terbengkalai.

Bupati Garut, Rudy Gunawan sempat murka menyusul dua pekerjaan mega proyek senilai Rp23 milyar yang pembangunannya mangkrak.

Bupati juga mengancam akan memutus kontrak sekaligus mem-blacklist PT. Wiga dan PT. Joglo. “Saya akan putus kontraknya dan blacklist kedua perusahaan tersebut,” ungkap Bupati Rudy Gunawan. (Yat R/KB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru