Monday, September 23, 2019
Home > Berita > Sadikin Aksa Ketua PP IMI 2015-2019

Sadikin Aksa Ketua PP IMI 2015-2019

Sadikin Aksa terpilih sebagai ketua umum IMI periode 2015-2019.

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta) – Sadikin Aksa terpilih sebagai ketua umum pengurus pusat Ikatan Motor Indonesia (PP IMI) periode 2015-2019 dalam Musyawarah Nasional (Munas) IMI VIII yang berlangsung  Jumat  (18/12)  di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat. 

Sadikin Aksa  menggantikan posisi ketua umum sebelumnya, Nanan Sukarna, yang telah berakhir masa jabatannya selama satu periode.

“Saya berusaha membenahi organisasi otomotif ini, saya berusaha merangkul semua pemangku kepentingan, saya mohon dukungan dari berbagai pihak,” kata Sadikin Aksa, anak kedua dari lima besaudara putra Aksa Mahmud, mantan ketua MPR Oktober 2004 – Oktober 2009.

Dalam temu pers usai sidang pukul 22.45 WIB, Sadikin yang akrab dipanggil Ikin, mengungkapkan jalannya Munas VIII IMI berlangsung relatif lancar dan aman, kendati banyaknya anggota polisi dan TNI di luar ruangan sidang sempat menarik perhatian para peserta sidang dan media.

Sadikin Aksa bersama pengurus Pengprov IMI seusai memberikan keterangan pers Jumat tengah malam.
Sadikin Aksa bersama pengurus Pengprov IMI seusai memberikan keterangan pers Jumat tengah malam.

“Terima kasih atas dukungan kepercayaan yang diberikan kepada saya. Periode kepemimpinan saya dengan dukungan semua pihak, sebagai titik awal bagi organisasi otomotif untuk maju bersama-sama. Kita bangun IMI agar lebih baik,” kata Ikin, yang juga atlet reli mobil nasional.

Jalannya Munas Jumat memang berlangsung dinamis dan “tensi” para pengamat dan pendukung di luar sidang seperti terus berdetak kencang dari menit ke menit, terlebih setelah calon ketua umum lainnya, Prasetyo Edi Marsudi, menyatakan mundur dari pencalonan dirinya.

Prasetyo Edy memberikan keterangan kepada media. (arl)
Prasetyo Edy memberikan keterangan kepada media. (arl)

Prasetyo, yang juga ketua DPR DKI Jakarta, mundur setelah sidang memutuskan pemungutan suara dilangsungkan terbuka.

Dari 34 Pengprov IMI se-Indonesia, delapan pengurus Pengprov melakukan “walk-out”, sementara Prasetyo belum sempat menyampaikan visi misinya, bahkan belum sempat masuk ruang sidang.

Dengan mundurnya Prasetyo, maka sidang dilangsungkan dengan mayoritas Pengprov yang mendukung Sadikin Aksa, atau ia terpilih secara aklamasi.

“Ini sudah tidak didukung sikap sportivitas. Dimana-mana Munas dan penghitungan suara berlangsung tertutup. Kalau begini, bagaimana mau membangun dan menyatukan IMI seluruh Indonesia. Saya merasa dicurangi dan saya kira saya akan membawa hal ini ke ranah hukum,” kata Prasetyo, yang juga atlet “off-road”.

Menanggapi komentar itu, Sadikin Aksa dalam temu pers tengah malam menyatakan, ia tetap berusaha merangkul semua pihak yang terlibat dalam otomotif.  “Keinginan floor tentang pemilihan terbuka itu, kalau bagi saya sih pemilihan tertutup tidak jadi masalah,” kata Sadikin Aksa, kakak kandung juara reli mobil nasional Subhan “Ubang” Aksa.

Menjawab pertanyaan media tentang masalah ranah hukum itu, Sadikin mengatakan, “Saya belum mengerti tentang masalah hukum itu, hukum apa dan bagaimana, karena saya sendiri belum tahu dan belum menerimanya.”

Sadikin Aksa bersama pengurus Pengprov IMI Indonesia.
Sadikin Aksa bersama pengurus Pengprov IMI Indonesia.

“Yang pasti, saya hanya ingin IMI maju dan untuk itu harus dikelola secara bersama-sama,” kata Ikin, yang mengaku tugas berat menantang di depannya, dalam usaha membuat IMI sebagai salah satu organisasi olahraga terbaik di Indonesia. (arl)

One thought on “Sadikin Aksa Ketua PP IMI 2015-2019

  1. Lebih baik menang curang daripada kalah terhormat. Kemenangannya aja penuh dengan trik2 curang, bagaimana mau membawa IMI lebih baik,kalau awalnya aja sudah penuh trik Dan intrik?????

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru