Friday, May 29, 2020
Home > Berita > Sadikin Aksa dan Tommy Soeharto Diskusikan IMI

Sadikin Aksa dan Tommy Soeharto Diskusikan IMI

Sadikin Aksa dan Hutomo MP berpose seusai berdiskusi tentang masa depan IMI.

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta) – Sadikin Aksa yang mencalonkan diri sebagai ketua umum pengurus pusat Ikatan Motor Indonesia (IMI) berusaha terus mematangkan visi misinya, termasuk melakukan diskusi dengan mantan ketua IMI Tommy Soeharto.  

Sadikin Aksa yang kini sebagai wakil ketua umum PP IMI, adalah salah satu calon ketua umum IMI  periode 2015-2019, bertemu dengan Hutomo Mandala Putra, mantan ketua umum IMI periode 1991-1995, Senin.

Dalam siaran pers yang dilayangkan tim sukses Jeffrey JP, Selasa, disebutkan Hutomo MP (Tommy Soeharto) memberikan arahan sekaligus berdiskusi bersama Sadikin Aksa, mengenai hal apa saja yang sebaiknya dilakukan untuk mewujudkan IMI sebagai induk organisasi terbaik di masa depan.

Sadikin Aksa menjelaskan mengenai konsep 3C (Changes – Communication – Clear) yang dicanangkannya, dimana berkeinginan untuk melakukan perubahan pada IMI untuk menjadi lebih baik melalui peningkatan komunikasi,  baik internal maupun eksternal, dengan azas keterbukaan.

“Ini dapat disujudkan melalui tahapan akslerasi program kerja bertema ‘Optimalization to Excellence’. Dalam diskusi terdapat beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dan dijalankan IMI di masa mendatang,” kata Sadikin, yang juga atlet reli mobil dan abang kandung Subhan Aksa, juara nasional reli mobil 2015.

Sadikin menjelaskan, di antara hal penting itu adalah peningkatan kinerja Pengprov IMI dan klub di daerah, dimana Pengprov IMI dan klub harus diajak turut serta berkontribusi membangun IMI.

“Apabila kinerja di daerah meningkat, kemudian antara Pengprov IMI, Klub dan PP IMI saling mendukung serta mengisi, maka proses pembinaan akan menjadi semakin terprogram dan terukur, sehingga hasilnya akan dapat menciptakan atlet berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional dan ini bukan hanya merupakan hasil kerja dari PP IMI, tetapi hasil karya bersama,” katanya.

Selain itu, tambah Sadikin, komisi komisi di IMI juga harus diberikan wewenang dan tanggung jawab lebih besar untuk menjalankan tugas dan kewajibannya. Secara program nyata, kegiatan seperti Bakti Sosial, Kegiatan Wisata dan juga IMI Award mesti terus ditinggkatkan dan semakin berbobot,” ujarnya.

Tommy memberikan masukan, berbagai event termasuk kelas kejuaraan nasional, selain berusaha meningkatkan jumlah peserta, mutunya pun harus diperhatikan dan ditingkatkan.

“Media komunikasi dan eksposure harus dimanfaatkan secara maksimal sejalan dengan event IMI. Semakin banyak informasi yang disampaikan kepada masyarakat, maka ketertarikan masyarakat terhadap olah raga otomotif akan semakin meningkat, baik sebagai pelaku, pemerhati ataupun penikmat,” kata Tommy yang juga atlet olahraga otomotif.

“Akibatnya sponsor juga akan tertarik, sehingga income komersial akan terus berkembang. Kerja sama yang saling menguntungkan semacam inilah yang bisa membuat dunia otomotif Indonesia semakin bergairah dan maju,” tutur ayahanda Dharma Mangkuluhur, yang kini juga sudah menjadi salah satu atlet otomotif nasional dan berkiprah di luar negeri.

Ikatan Motor Indonesia (IMI).
Ikatan Motor Indonesia (IMI).

Sadikin menyambut baik pengarahan dari Tommy itu, dengan mengatakan, “Arahan maupun hasil diskusi bersama Bapak Hutomo M.P memberikan masukan jelas tentang apa yang harus kami lalukan saat terpilih menjadi Ketua Umum IMI. Kami yakin kita bersama-sama bisa mewujudkan IMI sebagai organisasi terbaik, tetapi perlu kerja keras dari semua pihak untuk membuat semua ini berhasil.”

Selain Sadikin Aksa,  pemilihan ketua umum PP IMI juga disebut-sebut akan diikuti Prasetyo Edy Marsudi (Ketua DPRD DKI Jaya) serta mantan pebalap nasional yang kini sebagai anggota DPR-RI, Moreno Soeprapto.  Ketua umum IMI saat ini, Nanan Soekarna, mantan Wakapolri, disebut-sebut juga ada beberapa pihak yang mencalonkan untuk masa periode kedua.

Munas IMI untuk menentukan ketua umum periode mendatang, akan berlangsung di Jakarta, 12 Desember 2015.  (arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru