Tuesday, March 31, 2020
Home > Berita > Rupiah Simbol Kedaulatan NKRI

Rupiah Simbol Kedaulatan NKRI

Anggota Komisi XI DPR Misbakhun saat sosialiasi rupiah di Desa Kedung Rejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Jatim. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Pasuruan) – M. Misbakhun, anggota Komisi XI DPR RI menggelar seminar dalam rangkaian mengampanyekan Cinta Rupiah.

Seminar bertema ‘Uang Rupiah sebagai Simbol Kedaulatan NKRI’ itu tidak digelar di gedung mewah di kota, melainkan di Desa Kedung Rejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan.

“Banyak program pemerintah pusat yang seharusnya disosialisasikan lebih masif hingga pelosok desa,” ujar Misbakhun di hadapan ratusan warga desa yang ikut seminar, Sabtu, (17/11).

Legislator Partai Golkar itu juga menggandeng mitra kerja Komisi XI DPR yang membidangi keuangan dan perbankan. Selain menggandeng Bank Indonesia (BI) untuk menggelar seminar dalam rangka mengampanyekan cinta rupiah.

Anggota DPR dari daerah pemilihan Jawa Timur II yang meliputi Pasuruan dan Probolinggo ini menjelaskan, sosialisasi rupiah harus menjangkau seluruh masyarakat, termasuk yang ada di desa-desa. Menurutnya, rupiah bukan sekadar alat tukar, melainkan juga wujud kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ia menambahkan, juga menemui konstituen dan menjelaskan program pemerintah merupakan bentuk pertanggungjawabannya sebagai wakil rakyat.

Untuk itu pula Misbakhun yang kembali maju sebagai calon legislatif (caleg) DPR dari Golkar untuk dapil Jatim II sering mengajak mitra kerja Komisi XI DPR seperti BI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga Bappenas untuk turun langsung ke lapangan.

Misbakhun bahkan mengaku bersemangat dan selalu tertarik menghadiri seminar di desa-desa. “Sosialisasi ya seperti ini. Harus berada di tengah-tengah masyarakat,” tegasnya. (p/d)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru