Friday, December 13, 2019
Home > Berita > Rumah Zakat gandeng Indosat garap program desa berdaya di Indramayu

Rumah Zakat gandeng Indosat garap program desa berdaya di Indramayu

Fasilitator pemberdaya dan ibu-ibu pengrajin sepatu rajut binaan Rumah Zakat. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta) – Rumah Zakat dan Indosat telah melunurkan program Desa Berdaya dan Digital Corner di Desa Tegalurung, Balongan, Indramayu, Minggu (20/08).

Desa berdaya adalah istilah program pemberdayaan masyarakat desa oleh Rumah Zakat, melalui aktivitas pembinaan dan pendampingan secara berkala yang mendorong kearah kemandirian warga.

Sedangkan Digital Corner merupakan balai yang digunakan sebagai sentra kegiatan pemberdayaan masyarakat, yang dilengkapi dengan perangkat elektronik beserta jaringan internet secara gratis, sebagai wadah masyarakat untuk mendapatkan akses informasi.

Hadir dalam acara launching,  Kepala cabang Indosat Cirebon Alamsyah,  Ketua SKI Indosat Jawa Barat Aji, jajaran pemerintahan mulai dari ketua RT sampai tingkat kecamatan, seperti  siaran pers Rumah Zakat pada media, Senin.

“Selamat datang dan terima kasih kepada Rumah Zakat dan Indosat yang sudah datang di Desa Tegalurung,  semoga dengan adanya program ini masyarakat bisa lebih diberdayakan,”  kata Nurudin mewakili Camat Balongan.

Alamsyah sebagai Kepala cabang Indosat Cirebon mengatakan, program Desa Berdaya itu merupakan program yang bisa memberdayakan  masyarakat, dengan memanfaatkan digital corner dari Indosat yang ada di balai inspirasi Desa Tegalurung yaitu Kelompok Usaha Bersama (KUBE).

“Jadi masyarakat memanfaatkan fasilitas digital corner misalnya untuk penjualan produk melalui online atau search resep dan lain lain,” katanya.

Dari Sidomulyo diberitakan, perajin sepatu rajut Koperasi Rajut Hijau Sidomulyo melaksanakan kegiatan rutin pertemuan bulanan anggota di salah satu rumah anggota Koperasi, yaitu Ibu Woro Widawati. Didampingi Fasilitator Desa Berdaya Rumah Zakat, pertemuan rutin bulanan tersebut diisi dengan berbagai macam kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, Fasilitator Desa Berdaya membuka sambutannya dengan mengajak para anggota untuk bersungguh-sungguh dalam meninggalkan hal-hal yang dilarang oleh agama (haram), dan menjauhi hal-hal yang samar (syubhat) tidak terkecuali dalam bermuamalah, menjalankan usaha kerajinan rajut tersebut.

Sampai saat ini sudah ratusan pasang sepatu berhasil terjual dari para anggota kelompok ini. Pada awalnya fasilitator selaku pendamping Desa Berdaya Rumah Zakat di desa berdaya Sidomulyo melihat potensi dari para ibu warga sekitar yang mengisi waktu senggangnya dengan membuat kerajinan rajut.

Dari Medan diberitakan, angin puting beliung merubuhkan rumah Muhammad Fajar (19), anak juara binaan Rumah Zakat Cabang Medan. Saat ini Fajar tinggal bersama ibu dan tiga adiknya di Jalan Bawal Lingkungan no 19 Pajak Baru Medan.

Ia duduk di bangku kelas 3 SMK Muhammadiyah 04 Belawan dan aktivitas sehari-harinya setelah pulang sekolah ia membantu ibunya di rumah dan mengasuh adiknya yang masih kecil.

Pada 10 April 2017 malam saat semua orang sedang beristirahat, kejadian hebat menimpa kampung mereka, berupa puting beliung meluluhlantahkan beberapa rumah di kawasan Jalan Bawal Lingkungan termasuk rumah Fajar.

Fajar bersama keluarga memerlukan perbaikan bangunan rumah. Tentunya untuk memperbaiki rumah mereka membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Melalui website sharinghappiness.org, Rumah Zakat menginisiasi untuk membantu Fajar agar bisa membangun kembali rumahnya.  (sp/kb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru