Thursday, November 14, 2019
Home > Berita > Rp 25 Triliun Digelontorkan Bangun Infrastruktur Pendukung Asian Games 2018

Rp 25 Triliun Digelontorkan Bangun Infrastruktur Pendukung Asian Games 2018

Wapres JK, Puan, dan Menpora jelaskan soal pembiayaan Asian Games 2018. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Jakarta) – Anggaran Rp 30 triliun untuk penyelenggaraan Asian Games 2018 dialokasi perintah. Sebanyak Rp 25 triliun dari anggaran tersebut digelontorkan untuk membangun infrastruktur serta memperbaiki arena olahraga di Jakarta, Palembang, Bandung, dan Banten.

“Pemerintah mengeluarkan biaya Rp 30 triliun, yang Rp 25 triliun di antaranya untuk infrastruktur dan sebagainya,” kata Wakil Presiden Jusuf Kalla seusai rapat koordinasi Asian Games 2018 di Kementerian Pemuda dan Olahraga, Rabu (15/3).

Jusuf Kalla menambahkan, pemerintah juga mempercepat pembangunan light rail transit (LRT) di Jakarta dan Palembang untuk mendukung penyelenggaraan Asian Games 2018. Dia memastikan biaya penyelenggaraan harus sesuai dengan kemampuan dan batas-batas yang dapat dikerjakan oleh pemerintah.

Jusuf Kalla menegaskan, anggaran untuk penyelenggaraan Asian Games 2018 tidak hanya dari APBN, namun juga ada dana dari sponsor dan promosi atau iklan. Ia memperkirakan akan ada pemasukan dari biaya karcis dan tiket yang berpotensi mencapai antara Rp 2 triliun-Rp 2,5 triliun.

Dia menegaskan, pemerintah belum menghitung jumlah dana yang akan dihimpun dari sponsorship untuk penyelenggaraan Asian Games 2018.

“Belum bisa kita sampaikan karena lagi dikerjakan semuanya,” kata Jusuf Kalla.

Ia mengatakan, efisiensi anggaran merupakan prinsip dari Asian Games dan Olimpiade di dunia yang bertujuan agar tidak sulit mencari penyelenggara. Selain itu, prinsip efisiensi anggaran juga bertujuan agar dapat memberikan kesempatan kepada negara-negara untuk menjadi penyelenggara.

Jusuf Kalla memastikaan bahwa meski melakukan efisiensi anggaran, pemerintah Indonesia tetap memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh Dewan Olimpiade Asia (OCA).

“Kita penuhi standar-standar itu tetapi tidak bermewah-mewah, yang paling penting bagaimana kita berprestasi,” kata Jusuf Kalla.

Sementara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus berbenah menyelesaikan persiapan pembangunan dan renovasi arena cabang olahraga dan fasilitas pendukung untuk pelaksanaan Asian Games 2018.

Dari 42 cabang olahraga yang dipertandingkan pada Asian Games 2018, Palembang sebagai co-host mendapat bagian tempat pertandingan untuk 10 cabang olahraga.

“Saat ini kami fokus pada pembangunan venue 10 cabang olahraga tersebut,” kata Gubernur Sumsel Alex Noerdin, kemarin.

Ia mengatakan kondisi ini sudah dilaporkan kepada anggota delegasi Dewan Olimpiade Asia (OCA) yang datang ke Palembang 5 Maret lalu. Mereka, kata Alex, melihat langsung pembangunan arena yang sudah berjalan sekitar 70 persen.

Fasilitas pendukung seperti pembangunan light rail transit atau LRT dikatakan Alex sudah 40 persen. LRT akan menjadi sarana transportasi atlet dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II ke Kompleks Jakabaring Sport City dengan jalur sepanjang 22 km.

“Juga pembangunan aparteman oleh Perum Perumnas yang akan menjadi wisma atlet pada Asian Games akan selesai sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan,” ujarnya.

Alex juga meyakinkan semua pihak bahwa pembangunan fasilitas untuk pelaksanaan Asian Games semua berjalan baik dan semua venue yang disiapkan tidak terganjal masalah.

Untuk pembangunan venue Asian Games di Palembang, delegasi OCA sudah melihat langsung awal Maret lalu. Delegasi ini dipimpin oleh Ketua Komite Koordinasi OCA Tsunekazu Takeda bersama Wakil Presiden Kehormatan OCA Wei Jizhong, Wakil Presiden OCA Rita Subowo, Direktur Jenderal dan Direktur Teknis OCA Husain Al Mussalam, Departemen Asian Games OCA Haider Farman, serta Ketua Komisi Sports OCA Song Luzeng.(joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru