Sunday, May 31, 2020
Home > Berita > Riza Patria Terpilih Jadi Wakil Gubernur DKI Jakarta, Voting Dihadiri 100 Anggota DPRD

Riza Patria Terpilih Jadi Wakil Gubernur DKI Jakarta, Voting Dihadiri 100 Anggota DPRD

Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria dampingi Anies Baswedan.

JAKARTA (Aksi.id) – Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengungguli pesaingnya politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nurmansyah Lubis dalam pemilihan wakil gubernur (wagub) DKI Jakarta sisa masa jabatan 2017-2022. Pemilihan wagub pendamping Gubernur DKI Anies Baswedan dilakukan DPRD DKI Jakarta di tengah darurat penanganan pandemi virus corona (Covid-19), Senin (6/4).

Sembilan fraksi di DPRD DKI, yakni PDI-Perjuangan, Gerindra, PKS, Partai Amanat Nasional (PAN), PSI, NasDem, Demokrat, Golkar, Fraksi PKB-PPP telah memberikan suaranya. Hadir 100 anggota DPRD Jakarta dalam pemilihan kali ini.

Berdasarkan hasil pemilihan voting, Riza unggul dari Nurmansyah. Riza mengantongi 81 suara, sementara Nurmansyah 17 suara. Sementara dua suara tidak sah.

Pemilihan wakil gubernur DKI ini sempat tertunda sejak tahun lalu. Partai pengusung Anies-Sandiaga pada Pilkada Jakarta 2017, Gerindra dan PKS tarik-ulur terkait calon yang diusung menggantikan Sandiaga.

Awalnya, PKS yakin mendapat jatah kursi wagub DKI sesuai dengan kesepakatan mendukung Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019. Namun demikian, dua nama yang diusung PKS, Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu menemui jalan buntu.

Setelah alot, Gerindra dan PKS akhirnya sepakat masing-masing mengusulkan satu nama untuk mengikuti pemilihan wagub DKI. Riza kini tinggal ditetapkan sebagai wakil gubernur DKI mendampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Sejumlah pembatasan juga dilakukan selama paripurna berlangsung mengingat saat ini masih dalam penanganan wabah virus corona. Meja anggota dewan diberi jarak, satu meja satu anggota dewan, dan sangat sedikit undangan yang hadir.

Wartawan juga tidak diizinkan untuk meliput secara langsung. DPRD DKI tidak dapat menampilkan proses paripurna secara live streaming.

Akhirnya, proses live streaming dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta melalui channel Youtube Pemprov DKI Jakarta. DPRD DKI tampaknya tidak siap melakukan live streaming. Di sisi lain, DPRD DKI hanya memiliki dua akun medsos, yakni facebook dan twitter.

Sebelumnya, kedua cawagub ini telah melewati proses penyampaian visi misi dan program kerja untuk mewujudkannya depan anggota dewan. Begitu juga dengan sesi tanya jawab yang telah dilakukan keduanya.

Namun, rangkaian penyampaian visi misi dan tanya jawab dilakukan secara tertutup. DPRD menjanjikan adanya tapping selama proses berlangsung. (C/K/d)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru