Wednesday, November 13, 2019
Home > Berita > Ricardo Gelael Perhitungkan Jagonya Ayam bisa P2 di Le Mans Eropa Silverstone

Ricardo Gelael Perhitungkan Jagonya Ayam bisa P2 di Le Mans Eropa Silverstone

Ricardo Gelael dan Sean Gelael. (seangp)

MIMBAR-RAKYAT.com (Silverstone) – Pemilik tim Jagonya Ayam, Ricardo Gelael, memberikan komentar tentang penampilan timnya pada kejuaraan Le Mans Eropa di Silverstone, Inggris, Sabtu waktu setempat, ketika trio pebalapnya berada di urutan kelima dari 44 peserta yang tampil. 

“Sebenarnya mereka harus finish P2, tapi terjadi kesalahan di pit sehingga mereka kehilangan waktu satu menit 23 detik. Mitch pun kehilangan waktu 23 detik di pit karena mobil sempat tidak bisa start,” kata Ricardo Gelael ketika dihubungi MR.com, Minggu.

Trio pebalap Jagonya Ayam yang bernaung dengan tim asal Rusia SMP Racing – Sean Gelael, Antonio Giovinazzi, Mitch Evans – mengawali lomba dengan menurunkan Sean yang start dari posisi keenam, kemudian menyodok ke posisi ketiga, tapi beberapa lap kemudian kecepatan mobil Sean mulai terkejar pebalap lain karena ada masalah pada ban depannya.

Sean Gelael, Mitch Evans dan Antonio Giovinazzi di Silverstone. (seangp)
Sean Gelael, Mitch Evans dan Antonio Giovinazzi di Silverstone. (seangp)

Beberapa lap kemudian, Sean terpaksa masuk pit-stop lebih awal dibanding pebalap lainnya untuk memperbaiki kendala itu. Namun, tim engineer berbuat kesalahan fatal dengan menunda  penggantian ban depan, sehingga Sean harus kembali ke pit satu lap kemudian dan tim itu kehilangan waktu cukup banyak.

“Ban depan itu hanya bertahan tujuh putaran, setelah itu tidak ada grip, karena temperatur terlalu  tinggi. Di pit-stop mereka lupa mengganti ban depan mobil Sean. Ini menyebabkan Sean masuk pit lagi  setelah berputar hanya satu lap dan menyebabkan mereka banyak kehilangan waktu,” kata Ricardo.

Ricardo yang mantan pereli mobil nasional memperhitungkan, kemungkinan ada kesalahan set-up pada kendaraan, kendati  karakter mobil cukup baik dalam keadaan hujan. Casis mobil yang dinaiki Sean DKK adalah buatan Rusia.

Ia menambahkan, trio pebalap Jagonya Ayam itu amat kompetitif dalam perlombaan selama empat jam  itu. “Kalau tidak ada kesalahan, atau kalau  kita dapat mobil  papan atas, sangat mungkin mereka akan naik podium,” ujar Ricardo.

“Tapi yang pasti, ini merupakan pemanasan bagus bagi mereka sebelum terjun di arena laga GP2,” kata Ricardo.

Direktur Teknik Tim Jagonya Ayam Philippe Gautheron menilai positif penampilan ketiga pebalap itu.

“Tentu ini memberi bekal pengalaman buat mereka, terutama melatih feeling untuk menjaga kecepatan, menyusul kendaraan, serta manajemen waktu,” kata Philippe asal Prancis.

Le Mans Seri Eropa akan berlangsung sebanyak enam seri tahun ini. Rencananya, Sean dan kawan- kawan akan tampil di tiga seri yang jadwalnya tidak berbarengan dengan GP2.  Selain Silverstone, para pebalap Jagonya Ayam kemungkinan ambil bagian pada dua seri terakhir di Spa-Francorchamps (Belgia) dan Estoril (Portugal).  Jagonya Ayam tampil sebagai juara pada laga Le Mans Asia di Malaysia dan Thailand pada awal tahun ini.

Sedangkan laga GP 2 2016 akan berlangsung dan 11 putaran dan seri pertama akan dimulai 13-15 Mei 2016 di Barcelona dan ditutup di Yas Marina, Uni Emirat Arab,  25-27 November.

Sean dan Mitch Evans bernaung dalam  tim Jagonya Ayam Campos Racing sedangkan Antonio memperkuat tim Prema Racing (Italia).  (arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru