Monday, October 14, 2019
Home > Berita > Ricardo Gelael: F2 Lebih Bergengsi

Ricardo Gelael: F2 Lebih Bergengsi

Ricardo Gelael dan Sean Gelael. (mimbar-rakyat.com)

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta) – Pemilik tim balap Jagonya Ayam, Ricardo Gelael, menyatakan julukan kejuaraan GP 2 Series yang diganti menjadi FIA Formula 2 (F2) menjadikan kejuaraan sebagai tangga terakhir menuju F1 itu lebih bergengsi.

“Kejuaraan F2 itu tentu lebih bergengsi,” kata Ricardo, Jumat, ketika ditanyakan tentang pergantian nama GP2 menjadi F2 itu.

Ketika ditanyakan apakah pergantian nama itu ada konsekuensi logis dengan regulasi atau masalah non-teknis pada ajang lomba F2, Ricardo menyatakan belum mengetahuinya.

“Belum ada pernyataan resmi tentang itu. Saya kira  mereka baru mengumumkan tentang hal itu pada minggu depan,” kata Ricardo, juara nasional reli mobil pada 2006.

Di ajang F2 itu, putra Ricardo, Sean Gelael, akan bertarung sebanyak 11 putaran mulai April 2017, setelah sebelumnya mengikuti dua kali tes pra-musim di Barcelona dan Bahrain, Maret ini.

Atas kesepakatan bersama antara penyelenggara grup Formula Satu (F1) dengan  GP2, maka secara resmi mulai 2017 nama kejuaraan GP2 berganti nama menjadi Kejuaraan  FIA Formula 2 dan pengumuman itu dilakukan minggu ini di markas Dewan Olahraga Motor Dunia di Jenewa, Swiss, seperti dilansir gp2series.com.

Sejak laga  GP2 bergulir setiap musim, pebalap dari ajang ini selalu naik tingkat ke lomba F1, diawali juaranya (dan juara dunia bertahan) Nico Rosberg sampai Stoffel Vandoorne pada tahun ini.

Menanggapi pergantian nama dari GP2 menjadi FIA F2 ini, CEO Grup F1 Chase Carey,  menyatakan ,“Saya amat gembira mengumumkan evolusi pada Seri GP2, yang namanya berubah menjadi FIA Formula 2,” katanya.

“Kategori laga junior ini khususnya Kejuaraan F2 mendatang akan menjadi aktivitas strategis bagi Grup Formula Satu. Kami gembira dengan adanya ikatan yang semakin kuat ini, antara GP2 dan F1,” tambahnya.

Presiden FIA Jean Todt pun memberikan komentarnya.

“Kerja sama dengan Grup Formula Satu ini akan membawa Formula 2 menjadi ajang langkah amat penting bagi para pebalap. Seri laga F2 merupakan kesempatan fantastic bagi para pebalap junior, yang berusaha mencapai tujuan akhir mereka, yaitu balapan di Formula Satu,” katanya.

“Pada dewasa ini, kami sudah mengembangkan program amat besar tentang laga FIA Formula4 di  12 negara dunia dan Kejuaraan FIA F3 Eropa pun menjadi ajang laga amat ketat saat ini,” kata Todt yang sudah beberapa kali datang ke Indonesia.

CEO FIA Formula 2 Bruno Michel menyatakan, “Setelah melakoni 12 tahun musim laga GP2 yang menakjubkan hal ini akhirnya terjadi juga.”

“Sudah 28 pebalap yang resmi duduk di kokpit F1 – termasuk dua juara dunia – dan kami memutuskan bersama FIA untuk memantapkan nama kejuaraan ini menjadi Kejuaraan FIA Formula 2,” katanya.

“FIA dengan total merangkul GP2 yang kini berubah nama menjadi Formula 2, merupakan lomba yang amat menantang, mendebarkan, sebagai batu loncatan atau tangga memasuki  lomba F1,” tambahnya.  (ARL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru