Monday, September 23, 2019
Home > Berita > Ricardo Gelael: Dari Sepang Semoga Sean Semakin Yakin ke GP2

Ricardo Gelael: Dari Sepang Semoga Sean Semakin Yakin ke GP2

Ricardo Gelael memeluk anak semata wayang, Sean, yang sedang berusaha keras untuk dapat berlaga di ajang lomba Formula Satu (F1). (seangp)

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta) – Dengan kemenangan Sean Gelael (19) di ajang lomba ketahanan La Mans Asia di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, Minggu, diharapkan pebalap muda itu akan semakin yakin berlaga total dalam semua putaran GP2 sepanjang musim 2016.

Ricardo Gelael, ayahanda Sean, mengungkapkan hal ini ketika dihubungi Minggu malam, setelah Sean menyelesaikan laga di Sepang dan tampil di podium utama bersama rekannya dari Italia, Antonio Giovinazzi, seperti juga dilakukan mereka ketika menang di Buriram, Thailand, dua pekan lalu.

“Saya menyaksikan cara mengemudi Sean semakin bagus, demikian pula dengan Antonio. Ini merupakan awal yang bagus pada 2016 ini, merupakan latihan dan pemanasan menuju laga berikutnya,” kata Ricardo mengomentari putranya yang sudah mulai ikut berlaga olahraga otomotif sejak usia delapan tahun.

Ricardo yang juga mantan atlet otomotif mengharapkan kemenangan Sean dan Antonio membuat mereka semakin matang. “Semoga pencapaian mereka ini menambah keyakin Sean pada laga GP2 tahun ini,” katanya.

Kemenangan pada ajang lomba ketahanan Le Mans Asia itu, sekaligus menorah catatan sejarah, karena ini merupakan kemenangan pertama tim Indonesia, Jagonya Ayam,  bahkan dua kali berturut-turut setelah dua pekan lalu menang di Buriram, Thailand.

Sean Gelael dan Antonio Giovinazzi juara 1 lomba Le Mans Asia di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu. (seangp)
Sean Gelael dan Antonio Giovinazzi juara 1 lomba Le Mans Asia di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu. (seangp)

Kejuaraan ketahanan Le Mans Asia dilangsungkan dalam empat putaran, pertama di Fuji, Jepang, disusul di Malaysia, Thailand dan kembali ke Malaysia. Lomba ini merupakan turunan dari lomba ketahanan Le Mans Prancis.

Lomba ketahanan pertama kali diadakan oleh organisasi Club de I’Ouest (ACO), klub otomotif tertua di dunia yang berdiri pada 1906.

Lomba ini amat disukai penonton karena merupakan kombinasi dari adu kecepatan mobil di sirkuit dan perlombaannya amat ketat disertai lomba ketahanan kendaraan.

Lomba ketahanan Le Mans 24 Jam menjadi olahraga otomotif tertua yang diadakan rutin setiap tahun mulai 1923 di dekat kota Le Mans di Prancis.

Akhirnya, dalam beberapa waktu Le Mans diadakan juga di Eropa, Amerika Serikat dan dalam beberapa tahun ini berlangsung di Asia, dan dalam dua putaran lomba 2015-2016 menjadi catatan sejarah karena pebalap Indonesia tampil sebagai juaranya.  (arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru